Memenfaatkan Retorika Iklan di Youtube sebagai Alternatif Pembelajaran Menulis Iklan

Oleh: Luwiyah, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SEBUAH komunikasi dalam prosesnya lisan maupun tulisan terdapat unsur-unsur yang dibutuhkan untuk mendukung proses komunikasi. Unsur-unsur yang mendukung proses komunikasi tersebut diantaranya adalah komunikator, komunikan serta pesan yang ingin disampaikan. Komunikator merupakan unsur komunikasi yang bertindak sebagai penyampai pesan dalam proses komunikasi, sedangkan komunikan merupakan unsur komunikasi yang bertindak sebagai penerima pesan. Pesan merupakan informasi, ide atau berita yang ingin disampaikan komunikator kepada komunikan.

Media elektronik yang dipilih dalam pembelajaran di SMP Negeri 2 Kesesi ini adalah media internet youtube Alasan dipilihnya youtube dalam pembelajaran ini karena youtube merupakan situs internet popular yang sudah dikenal di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Strategi promosi melalui youtube dikenal lebih efektif dibadingkan melalui televisi karena siaran televisi terbatas dalam kawasan tertentu, sedangkan youtube memiliki jangkauan yang lebih luas karena dapat diakses oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Hal tersebut merupakan peluang bisnis yang dinilai menguntungkan sehingga banyak dimanfaatkan oleh pemasang iklan untuk mempromosikan produknya melalui youtube. Oleh karena itu, iklan yang dipasang di youtube lebih berpotensi dilihat oleh masyarakat sehingga akan lebih cepat dikenal luas.

Terkait dengan penggunaan prinsip retorika dan gaya bahasa pada iklan minuman di atas, maka hal tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alternatif materi pembelajaran teks iklan mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk jenjang SMP. Di dalam Kurikulum 2013, Kompetensi Inti pada jenjang SMP yang berhubungan dengan teks iklan tampak pada keterampilan menulis. Siswa mampu menulis iklan dengan menggunakan pilihan kata dan kalimat yang menarik serta persuasif secara lisan dan tulis. Pembelajaran tersebut bertujuan agar siswa mampu menulis iklan yang kreatif dan menarik. Oleh karena itu, penggunaan prinsip retorika serta gaya bahasa yang digunakan pada iklan minuman tersebut dapat digunakan sebagai salah satu alternatif materi pembelajaran bahasa Indonesia dalam keterampilan menulis, khususnya menulis teks iklan.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Kosakata Materi Family dengan Media Lagu

Menulis adalah suatu kegiatan untuk mengekspresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat, atau pikiran dan perasaan (Djago dalam Sumarno, 2009:5). Pendapat tersebut sejalan dengan pendapat yang dikemukakan oleh Nurgiyantoro (2001:273) yang menyatakan bahwa menulis merupakan aktivitas mengungkapkan gagasan melalui media bahasa. Menulis merupakan kegiatan yang produktif serta ekspresif sehingga penulis harus memiliki kemampuan dalam menggunakan kosakata, tata tulis, dan struktur bahasa.

Agar siswa dapat membuat atau menulis teks iklan, terlebih dahulu perlu memahami struktur teks iklan. Struktur teks iklan secara umum adalah sebagai berikut. Judul (kepala tulisan atau headline). Judul iklan biasanya terletak di bagian paling atas dari teks iklan. Akan tetapi, tidak semua teks iklan mencantumkan judul, sebagian teks iklan hanya meletakkan nama produk di bagian paling atas sebagai judul. Judul biasanya dibuat agar dapat dilihat pertama kali oleh khalayak. Sub judul (sub headline). Sub judul biasanya digunakan untuk memberikan informasi yang sangat penting kepada calon konsumen. Sub judul berisi mengenai keunggulan produk yang diharapkan mampu memikat calon konsumen. Amplifikasi (perluasan atau penjelasan mengenai produk). Amplifikasi berisi deskripsi produk yang diiklankan, meliputi spesifikasi, keunggulan, lokasi penjualan, cara mendapatkan produk, nomor telepon yang dapat dihubungi. Amplifikasi berisi mengenai hal-hal pokok mengenai produk yang ditawarkan.

Baca juga:   Online Geschichte Lesen : Belajar Bahasa Jerman yang Asyik

Selain perlu memahami mengenai struktur teks iklan, siswa juga perlu memahami kaidah kebahasaan teks iklan. Kaidah kebahasaan teks iklan merupakan aturan bahasa yang digunakan dalam sebuah teks iklan. Kaidah kebahasaan teks iklan adalah sebagai berikut: Menggunakan slogan. Slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu. Menggunakan kalimat persuasif. Tujuan penggunaan kalimat persuasif pada iklan adalah untuk mempengaruhi masyarakat agar menggunakan produk yang diiklankan. Menggunakan subjek orang pertama. Teks iklan biasanya menggunakan subjek orang pertama tunggal atau jamak, seperti saya, aku serta kami. (ti1/zal)

Guru SMPN 2 Kesesi, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya