Belajar Transformasi Menarik dengan Powtoon

Oleh: Lia Fathina, S.Pd.Si

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MEDIA pembelajaran menurut H. Malik (1994) merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran) sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan. Tujuan penggunaan media pembelajaran adalah membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa agar lebih menarik sehingga mudah dimengerti oleh siswa. Dalam mengunakan media pembelajaran, guru harus memastikan bahwa media yang dipilih atau digunakan harus sesuai dengan kebutuhan tujuan pembelajaran.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan IT dalam proses pembelajaran. Seiring dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi, guru juga dituntut untuk dapat menggunakan bahkan juga mampu membuat media pembelajaran berbasis IT yang menarik bagi siswa. Selain itu, guru juga dapat memanfaatkan internet dan web dalam pembelajarannya.

Salah satu materi yang membutuhkan media pembelajaran dalam penyampaiannya adalah transformasi. Materi transformasi dipelajari di kelas IX semester 1 pada KD 3.5 yaitu menjelaskan transformasi geometri (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) yang dihubungkan dengan masalah kontekstual. Ketika mengajarkan materi transformasi di SMP Negeri 3 Tirto, penulis menggunakan media papan berpetak, penggaris, dan jangka. Bagi sebagian siswa hal ini tampak kurang menarik dan membosankan. Oleh karena itu, penulis berusaha mencari referensi tentang macam-macam media pembelajaran yang berbasis IT dan mudah untuk dibuat serta sesuai dengan materi transformasi yang akan dipelajari siswa.

Baca juga:   Memahami Pembagian Pecahan dengan Pendekatan Ice Berg

Refleksi atau pencerminan merupakan salah satu jenis transformasi yang memindahkan setiap titik pada suatu bidang dengan menggunakan sifat benda dan bayangannya pada cermin datar. Translasi atau pergeseran merupakan salah satu jenis transformasi yang bertujuan untuk memindahkan semua titik suatu bangun dengan jarak dan arah yang sama. Rotasi atau perputaran merupakan salah satu bentuk transformasi yang memutar setiap titik pada gambar sampai sudut dan arah tertentu terhadap titik yang tetap. Sedangkan dilatasi terhadap titik pusat merupakan perkalian dari koordinat tiap-tiap titik pada suatu bangun datar dengan faktor skala tertentu. Keempat materi pada transformasi ini membutuhkan bantuan visualisasi dalam menjelaskannya agar menarik perhatian siswa sehingga siswa dapat memahami materi ini dengan baik.

Untuk membantu siswa dalam belajar transformasi supaya lebih menarik dan mudah dipahami, penulis mencoba memanfaatkan powtoon dalam pembelajaran di kelas yang diampunya. Powtoon merupakan layanan online berbasis web untuk membuat sebuah paparan yang memiliki fitur animasi sangat menarik yang lebih hidup dan pengaturan waktu yang sangat mudah. Langkah-langkah yang dilakukan penulis dalam membuat materi transformasi dengan menggunakan powtoon antara lain: membuka halaman website powtoon yaitu http://www.powtoon.com., kemudian sign up terlebih dahulu menggunakan akun google, selanjutnya memilih bentuk animasi yang ditawarkan oleh powton melalui template-template yang tersedia baik yang gratis maupun yang berbayar tinggal kita pilih saja sesuai kebutuhan, mengedit slide-slide video pada template tersebut disesuaikan dengan materi transformasi yang akan dipelajari, setelah selesai klik ekspor untuk publish, upload, download dan share via youtube hasil pembuatan animasi video transformasi satu persatu mulai dari refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi (tidak bisa bersamaan karena keterbatasan waktu yang tersedia dalam powtoon, sehingga satu video untuk satu sub materi). Berdasarkan langkah-langkah tersebut, penulis dapat membuat media pembelajaran transformasi menggunakan powtoon dan dapat digunakan bersama-sama dalam satu kelas atau dipelajari siswa via youtube.

Baca juga:   Pameran Virtual Solusi Andal Pembelajaran Seni Budaya

Melalui powtoon penulis menyimpulkan bahwa siswa menjadi tertarik untuk belajar karena tidak membosankan, sehingga mereka dapat memahami materi transformasi dengan baik. Di dalam setiap media pembelajaran pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari powtoon sebagai media pembelajaran adalah interaktif, memiliki animasi-animasi yang menarik, adanya dukungan latar dan suara yang menarik, mencakup indera penglihatan dan pendengaran, serta penggunaannya praktis. Adapun kekurangan dari powtoon adalah durasi yang tersedia terlalu singkat dan harus selalu terhubung ke internet. (ti1/zal)

Guru SMPN 3 Tirto, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya