Pelajaran PAI di Tengah Pandemi Menyenangkan dengan Quizizz Game

Oleh : Emi Widyaningsih, S.Pd.I

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SEJAK pandemi Covid 19, pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh (PJJ) atau dalam jaringan (daring). Dimana siswa harus mengakses internet agar dapat menerima materi pelajaran. Saat guru menginginkan materi dan memberi penilaian tugas kepada siswa secara terus – menerus setiap pertemuannya. Hal ini menyebabkan PJJ menjadi kurang diminati.

Untuk itu guru harus dapat mencari solusi agar PJJ mapel PAI dalam KD Thaharah (bersuci) dari hadats dan najis tidak membosankan, tetapi justru lebih menyenangkan sehingga tetap diminati untuk diikuti oleh siswa. Bagaimana agar PJJ PAI menjadi lebih menyenangkan? Disinilah tantangan seorang guru PAI untuk mencari solusi agar pelajaran di minati siswa.

Salah satu alternative pembelajaran yang menyenangkan adalah metode pembelajaran game yangdikembangkan pertama kali oleh David De Vries dan Keith Edward. Metode ini merupakan suatu pendekatan kerjasama antar kelompok dengan mengembangkan kerjasama antar personal. Model pembelajaran memanfaatkan game pendidikan bertujuan agar pembelajaran di kelas berlangsung dinamis dan menyenangkan, serta siswa lebih bersemangat belajar.

Baca juga:   Bowling Campus Tingkatkan Hasil Belajar Kognitif

Dengan menerapkan model ini, penulis sebagai guru PAI SDN Negeri 03 Majalangu kecamatan Watukumpul – Pemalang, mengharapkan pembelajaran tidak lagi berpusat pada pendidik tetapi berpusat pada peserta didik. Agar tujuan pembelajaran PAI, dalam KD Thaharah (bersuci) dari Hadats dan Najis dapat tercapai secara optimal pada siswa SD Negeri 03 Majalangu kecamatan Watukumpul – Pemalang.

Maka pendidik (guru) PAI perlu menyiapkan model pembelajaran yang cocok dengan pendekatan game berbentuk Quiz. Pendidik juga perlu menyiapkan media belajar berbentuk game Interaktif berbasis TIK yang menyenangkan bagi siswa untuk memainkan dan mempelajari materinya. Metode pembelajaran bermain mengutamakan kerjasama dalam menyelesaikan permasalahan untuk menerapkan pengetahuan dan ketrampilan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.

Menurut Nur (2000), semua metode pembelajaran ditandai dengan adanya struktur tugas, struktur tujuan, dan struktur penghargaan. Struktur tugas, struktur tujuan dan struktur penghargaan pada metode pembelajaran bermain berbeda dengan struktur tugas, struktur tujuan serta struktur penghargaan metode pembelajara yang lain.

Tujuan metode pembelajaran bermain (game) adalah hasil belajar akademik peserta didik meningkat dan mereka dapat menerima berbagai keragaman dari temannya, serta pengembangan ketrampilan sosial. Salah satu aplikasi yang penuliis gunakan dalam mengajar KD Thaharah (bersuci) dari Hadats dan Najis pada siswa SD Negeri 03 Majalangu kecamatan Watukumpul – Pemalang adalah bermain game lewat Quizziz.

Baca juga:   Flashcard Belajar Huruf Hijaiyah makin Mudah

Quizziz adalah sebuah web tool untuk membuat permainan kuis interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran dikelas, misalnya untuk penilaian formatif (bahar,2017). Aplikasi ini sifatnya online, artinya dapat digunakan jika ada dukungan internet yang memadai, Quizziz mampu memotivasi siswa untuk belajar lebih baik, agar dapat menjawab evaluasi materi atau penilaian harian dengan benar. Selain menjawab benar, siswa juga harus menjawab dengan cepat agar mendapat skor lebih tinggi. (bw1/zal)

Guru PAI SDN 03 Majalangu, Pemalang

Author

Populer

Lainnya