Belajar Keragaman Etnik dan Budaya dengan Permainan Tebak Gambar

Oleh : Sartikasari S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MEMPELAJARI IPS sering menimbulkan kebosanan apabila pembelajarannya hanya mengandalkan mulut saja alias ceramah. Itu bisa dilihat dari beberapa hal misalnya siswa yang kurang memperhatikan, mudah mengantuk, terlambat masuk kelas, sesekali ijin keluar, bahkan malas untuk berangkat ke sekolah, dan lain sebagainya. Sehingga pembelajaran tidak maksimal, akibatnya hasil ulangan mayoritas di bawah KKM. Kalau sudah demikian maka akhirnya kembali ke guru lagi yang harus introspeksi diri, apakah pembelajarannya sudah tepat atau belum.

Berdasarkan kenyataan di atas, maka dalam pembelajaran materi Keragaman Etnik dan Budaya di kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Warureja berusaha untuk menyajikan suatu pembelajaran yang lebih menarik, sehingga siswa diharapkan nanti bisa lebih antusias dan lebih aktif, yaitu dengan Permainan Tebak Gambar. Layaknya seorang anak biasanya suka bermain, apalagi untuk siswa SMP yang notebene masih usia anak-anak, mereka akan senang jika di tengah pembelajaran diselingi dengan kegiatan permainan. Tentunya permainan tersebut adalah permainan yang mendidik dan tidak lepas dari materi pembelajaran. Sebelumnya guru sudah memberikan tugas kepada siswa untuk mencari di majalah, koran, atau men-downlod gambar-gambar berbagai rumah adat, pakaian adat, dan tarian daerah. Guru juga mempersiapkan gambar-gambar yang sama, yang nanti akan ditunjukkan dan ditebak siswa.

Baca juga:   Belajar Lembaga Sosial Melalui Metode Mind Mapping

Dalam permainan tebak gambar ini, guru mengambil satu demi satu secara acak gambar yang sudah dipersiapkan, ditunjukkan ke siswa, kemudiah siswa yang merasa bisa, tunjuk jari, menyebutkan nama, kemudian menebak gambar tersebut dengan menyebutkan jawabannya dan juga dengan menunjukkan gambar yang sama yang dibawa oleh siswa, kemudian gambar tersebut ditempel di papan tulis, namun jika penuh bisa ditempel di dinding. Setiap siswa akan menempel gambarnya dalam satu baris, sehingga dapat dihitung sudah berapa kali mereka menebak. Demikian seterusnya sampai gambar yang dipersiapkan guru habis. Kemudian antarsiswa bisa saling menebak untuk mengingat kembali, misalnya dua siswa yang berurutan nomor absennya maju untuk saling menebak gambar yang sudah dipasang oleh mereka. Disini terlihat siswa begitu gembira, ceria, dan antusias. Ini adalah pemandangan yang membuat hati guru menjadi adem. Pembelajaran ini membuat siswa tertantang untuk bisa cepat menjawab. Bahkan, akan merasa malu kalau tidak bisa segera menjawab. Kalau sampai tidak ada satu pun yang terjawab, maka gambar mereka tidak ada satu pun yang terpasang di dinding atau di papan tulis. Ini akan terlihat oleh teman atau guru, tentunya akan membuatnya berkecil hati. Akhirnya mereka mempersiapkan belajar dulu di rumah, agar di sekolah bisa lebih siap sehingga tidak akan tertinggal dengan teman-temannya.

Baca juga:   Peta Digital Dalam Materi Letak dan Luas Wilayah Indonesia

Pembelajaran dengan menggunakan model permainan tebak gambar ternyata sangat tepat untuk diterapkan pada materi keragaman etnik dan budaya. Hal ini terlihat dari siswa yang tampak gembira, ceria, dan antusias. Pembelajaran ini dapat dipergunakan juga pada materi lain yang senada. Disini seorang guru harus pandai-pandai untuk menetapkan model pembelajaran yang tepat untuk suatu materi pembelajaran, agar pembelajaran lebih hidup dan berkesan, sehingga guru dan siswa sama-sama senang. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran dapat dikatakan berhasil. (bp2/ida)

Guru IPS SMPN 3 Satu Atap Warureja, Kabupaten Tegal

Author

Populer

Lainnya