Picture and Picture dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Oleh : Kurnia Wijayawati,S.S

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Salah satu tujuan bangsa Indonesia yang tersurat dalam Pembukaan UUD 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan dapat dikatakan sebagai salah satu kunci pembentukan SDM yang berkualitas baik dari aspek pengetahuan, sikap dan psikomotorik.

Bahasa Inggris sebagai bagian dari kurikulum kita telah diperkenalkan sejak sekolah dasar dan menengah. Jadi siswa tidak asing lagi dengan pelajaran bahasa Inggris. Namun dalam perkembangannya, banyak siswa yang merasa kesulitan mempelajari bahasa Inggris. Di sinilah tugas kita sebagai guru untuk dapat menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan cara yang menyenangkan.
Sebagaimana yang dikemukakan Green dan Pretty (1967) tujuan pembelajaran bahasa haruslah menekankan pada seluruh kemampuan bahasa tersebut. Pembelajaran menulis, membaca, berbicara, dan menyimak haruslah diajarkan secara terpadu.

Saat ini metode pengajaran bahasa Inggris di Indonesia dikenal dengan istilah Genre-based Approach (GBA) atau pendekatan berbasis jenis teks. Secara umum genre ini mengacu pada jenis teks yang spesifik seperti narratives, recounts, report, procedures, explanation, exposition dll.

Setelah menentukan tujuan yang akan dicapai, tentunya guru sudah mempersiapkan model pembelajaran materinya. Salah satunya adalah model pembelajaran picture and picture. Model pembelajaran ini dapat diterapkan dalam berbagai jenis genre yang dipelajari, seperti bab narrative, recounts, procedures dan explanation dan lainnya yang relevan. Mengapa model pembelajaran ini banyak digunakan dalam pembelajaran bahasa? Karena siswa dengan mudah dapat melihat dan mengasosiaikan gambar tersebut dengan hal hal lain yng terkait.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Matematika melalui Google Meet

Model pembelajaran picture and picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan/diurutkan menjadi urutan logis. Dan tentunya akan sangat menyenangkan bila setiap siswa dapat menghasilkan sesuatu atau dapat menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan metode, teknik atau cara yang dikuasai oleh siswa itu sendiri yang diperoleh dari proses pembelajaran.
Model pembelajaran ini menekankan gambar sebagai media dalam proses pembelajaran. Gambar-gambar tersebut menjadi faktor utama dalam proses pembelajaran. Sehingga sebelum proses pembelajaran guru sudah menyiapkan gambar yang akan ditampilkan baik dalam bentuk kartu atau dalam bentuk carta dalam ukuran besar atau dalam bentuk power point atau software yang lain.

Adapun langkah-langkah dalam model pembelajaran picture and picture adalah : guru menyampaikan kompetensi dasar yang ingin dicapai dan indikator dalam bab yang akan diajarkan. Selanjutnya guru menyajikan materi sebagai pengantar dan permulaan pembelajaran. Dalam tahap ini guru dapat memberikan motivasi kepada para siswa.

Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi. Dengan picture atau gambar siswa akan lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis. Dalam tahap ini, guru harus dapat melakukan variasi dalam penunjukan siapa yang maju.
Gambar-gambar yang sudah ada minta untuk diurutkan, dibuat, atau dimodifikasi atau dijelaskan dalam bentuk uraian singkat oleh siswa yang maju.

Baca juga:   Role Play Tingkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris

Selanjutnya guru menanyakan dasar pemikiran urutan gambar tersebut. Mengapa dan kenapa urutan gambarnya seperti itu? Dalam tahap ini siswa dapat mengemukakan pendapatnya dan siswa yang lain diajak untuk berdiskusi tentang alasan-alasan pemikiran urutan gambar tersebut.

Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Dari diskusi yang sudah dilakukan, guru harus memberikan penekanan-penekanan pada hal yang ingin dicapai dengan meminta siswa lain untuk mengulangi, menuliskan atau bentuk lain dengan tujuan siswa mengetahui bahwa hal tersebut penting dalam pencapaian kompetensi dasar dan indikator yang telah ditetapkan. Kemudian kesimpulan/rangkuman. Di akhir pembelajaran, guru bersama siswa menyimpulkan materi yang sudah dibahas tadi. (pai2/lis)

Guru Bahasa Inggris SMAN 1 Wonotunggal, Kabupaten Batang

Author

Populer

Lainnya