Model Segiempat Tingkatkan Hasil Belajar Matematika

Oleh: Rini Widiastuti, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Rendahnya hasil belajar matematika belum tentu dikarenakan tingkat kesukaran atau kerumitan suatu konsep. Proses pembelajaran menjadi unsur paling penting dalam rangka peningkatan hasil belajar siswa. Pembelajaran materi sifat-sifat segiempat yang penulis sajikan dengan metode ceramah, tanya jawab, latihan soal, hasil belajar siswa rendah.

“Anak mudah memahami konsep yang rumit, abstrak jika disertai contoh konkrit dan dihadapi dengan mempraktikkan sendiri upaya penemuan konsep melalui perlakuan terhadap kenyataan fisik benda nyata. (Cony Semiawan 1985:14). Berdasarkan pendapat tersebut, penulis memanfaatkan model segiempat untuk mengajarkan materi keliling dan luas daerah segiempat bagi siswa kelas VII E SMP Negeri 2 Getasan, Kabupaten Semarang. Harapan penulis, siswa aktif, hasil belajarnya meningkat.

Langkah pembelajaran yang diterapkan adalah guru melakukan penjelasan awal, membagi kelompok heterogen, membagi model segiempat dan Lembar Kerja Siswa, diskusi kelompok, presentasi dan validasi. Penemuan konsep keliling menggunakan model persegi panjang, persegi, jajar genjang, belah ketupat, layang-layang, trapezium yang terbuat dari potongan sedotan minuman. Potongan sedotan dirangkai dengan benang melalui lubangnya. Siswa diminta mengamati, mengukur panjang sisi-sisinya, kemudian menjumlahkan. Pada kegiatan ini siswa aktif terlibat menemukan konsep keliling segiempat.

Baca juga:   Mudah Belajar Matematika dengan Media Kartu Angka Bergambar

Pembelajaran materi luas daerah segiempat diajarkan dengan langkah yang sama. Model segiempat merupakan model persegi panjang, persegi, jajar genjang, belah ketupat, layang-layang dan trapezium yang dibuat dari kertas BC. Siswa diminta menghitung panjang sisi-sisi persegi dengan satuan petak persegi sekaligus menghitung banyaknya persegi satuan petak pada model persegi untuk menemukan konsep luas persegi = sisi x sisinya. Dengan cara yang sama, siswa diminta menemukan konsep luas daerah persegi panjang = panjang x lebarnya.

Untuk menemukan konsep luas daerah jajar genjang, siswa diminta memotong model jajar genjang menurut garis tingginya dan merangkai menjadi persegi panjang. Luas daerah jajar genjang ditemukan melalui pendekatan luas persegi panjang. Luas daerah jajar genjang = luas daerah persegi panjang yang panjangnya alas jajar genjang dan lebarnya tinggi jajar genjang, sehingga luasnya = alas x tinggi.

Untuk menemukan konsep luas daerah belah ketupat, layang-layang siswa diminta memotong model menurut panjang salah satu diagonalnya, sehingga terdapat dua segitiga kongruen. Selanjutnya salah satu segitiga dipotong menurut setengah diagonal lainnya, kemudian dirangkai menjadi persegi panjang. Luas daerah belah ketupat, layang-layang = luas daerah persegi panjang yang panjangnya diagonal pertama, lebarnya setengah diagonal lainnya. Sehingga luas daerah belah ketupat, layang-layang = 1/2 perkalian kedua diagonalnya.

Baca juga:   Upgrade Kompetensi TIK Guru untuk Layanan Pembelajaran Jarak Jauh

Untuk menemukan konsep luas daerah trapezium, siswa diminta memotong model trapezium menurut garis sejajar alas melalui pertengahan tingginya. Model trapezium bagian atas, dipotong menurut garis setengah tingginya kemudian dirangkai menjadi persegi panjang. Luas daerah trapezium diperoleh dari luas persegi panjang yang panjangnya merupakan alas jajar genjang, lebarnya merupakan 1/2 tingginya. Sehingga luasnya = (jumlah sisi sejajar) x 1/2 tingginya.

Siswa kelas VII SMP N 2 Getasan tampak aktif, bersemangat dalam upaya penemuan konsep keliling dan luas daerah segiempat. Upaya penemuan konsep dilakukan sendiri melalui perlakuan fisik terhadap benda-benda nyata, yaitu model segiempat. Keaktifan, semangat, penemuan konsep melalui model segiempat berdampak peningkatan hasil belajar. Dengan demikian model segiempat tingkatkan hasil belajar matematika siswa. (bw1/aro)

Guru Matematika SMP Negeri 2 Getasan, Kabupaten Semarang

Author

Populer

Lainnya