Belajar IPS lebih Menyenangkan Menggunakan Couple Card

Oleh: Sulistiyawati, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, ILMU Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan di tingkat sekolah dasar yang mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial. Mata Pembelajaran IPS di dalamnya memuat materi geografi, sejarah, sosiologi dan ekonomi.

Banyak siswa di sekolah dasar mengalami kesulitan belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu faktor internal dan faktor eksternal (Syah, 2003 : 182-184; dan Makmun, 2003 : 307-308). Faktor internal merupakan faktor-faktor yang terdapat dalam diri siswa, sedangkan faktor eksternal merupakan faktor-faktor yang terdapat di luar diri siswa. Faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa antara lain minat belajar dan motivasi belajar, sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar antara lain dukungan orang tua dan strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Menurut Adwiyarso (2008 : 1) mengemukakan bahwa cukup banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar dalam belajar IPS lebih disebabkan tingkat baca yang rendah, serta ketergantungan siswa dalam belajar dalam belajar terhadap guru. Hal ini juga dialami oleh siswa kelas IV di SDN Ngadirejo 01 Kecamatan Reban Kabupaten Batang. Siswa kurang menyukai pelajaran IPS karena materi pelajaran IPS banyak hafalannya. Selain itu sebagian besar guru kelas di SD menggunakan metode ceramah ketika melakukan pembelajaran IPS.

Baca juga:   Pembelajaran PPKn Berbasis Kearifan Lokal

Salah satu media pembelajaran yang bisa digunakan dalam pembelajaran IPS diantaranya adalah “Couple Card”. Media pembelajaran “Couple Card” adalah media pembelajaran yang berisi kartu berpasangan yaitu terdapat kartu pertanyaan dan kartu jawaban yang saling melengkapi. Tujuannya agar siswa bisa menemukan kartu jawaban yang tersedia. Media ini sangat cocok untuk siswa yang kondisi kelasnya ramai. Sebagian besar anak menyukai media pembelajaran yang berupa permainan karena mereka tidak merasa bosan dan mereka menjadi termotivasi untuk belajar IPS.
Sebelum guru menerapkan media ini, guru menyiapkan media kartu terlebih dahulu. Desain bisa dibuat menggunakan Corel drow bagi guru yang sudah mahir dalam Corel drow atau bisa juga dengan menggunakan Microsoft Word. Dalam kartu tersebut guru membuat kartu pertanyaan dan kartu jawabannya. Langkah – langkah dalam permainan “Couple Card” yaitu pertama, siswa dibagi dalam beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4-5 orang.

Kedua, siswa diberi waktu 5-10 menit untuk membaca materinya. Ketiga, setiap perwakilan dari kelompok dipersilahkan untuk mengambil 1 amplop yang berisi kartu pertanyaan. Keempat, guru menyebarkan kartu jawaban di depan kelas dan memberikan 1 lembar kertas untuk diisi siswa, lembar tersebut berisi kolom pertanyaan dan kolom jawaban. Kelima, setelah semuanya siap, setiap kelompok menunjuk 1 temannya untuk menjadi orang pertama dalam mencari kartu jawaban. Jadi nanti dipilih siapa yang menjadi orang pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Keenam, orang pertama membuka amplop dan mengambil 1 kartu pertanyaan kemudian mencari kartu jawaban yang cocok dengan pertanyaan tersebut. Ketujuh, setelah mendapat kartu jawaban, orang pertama kembali ke kelompoknya kemudian dilanjutkan ke orang kedua. Begitu seterusnya sampai kartu pertanyaan yang ada di dalam amplop habis. (pai1/zal)

Baca juga:   STM Tingkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Belajar IPS

Guru SDN Ngadirejo 01, Kabupaten Batang

Author

Populer

Lainnya