Pengembangan Karakter Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Model Parenting

Oleh: Emy Sudiyani, S.Pd., M.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting dilakukan. Sebab, merupakan dasar bagi pembentukan kepribadian manusia seutuhnya, yaitu ditandai dengan karakter, budi pekerti luhur, pandai dan terampil. Telah banyak dinyatakan para ahli pendidikan anak bahwa pendidikan yang diberikan pada anak usia di bawah 8 tahun, bahkan sejak masih dalam kandungan sangatlah penting. Pada tahun pertama kehidupannya, anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat.

Moeslichatoen (2003) menyatakan bahwa karakteristik tujuan kegiatan di pendidikan anak usia dini biasanya diarahkan pada pengembangan kreativitas, pengembangan bahasa, pengembangan emosi, pengembangan motorik dan pengembangan nilai serta pengembangan sikap dan nilai. Hal tersebut dilandasi oleh latar belakang anak PAUD yang memiliki kecenderungan selalu bergerak, memiliki rasa ingin tahu yang kuat, senang bereksperimen dan menguji, mampu mengekspresikan diri secara kreatif, mempunyai imajinasi dan senang berbicara. Hal itu juga terjadi di anak didik penulis di TK Tunas Harapan, Brangsong, Kendal.

Upaya mengembangkan kemampuan dan potensi anak usia dini diperlukan suatu program yang dapat membantu dan mendukung terhadap perkembangan anak, salah satunya adalah diadakannya kegiatan yang mensinergikan antara pendidik PAUD dengan orang tua melalui program pendidikan orang tua (parenting). Pengembangan model parenting untuk pengembangan karakter anak usia dini secara garis besar terdiri atas tiga bagian utama, yaitu gambaran tingkat kebutuhan pengembangan model parenting untuk pengembangan karakter anak usia dini, mengetahui bentuk desain (prototipe) pengembangan model parenting untuk pengembangan karakter anak usia dini, dan mengetahui analisis tingkat validitas dan kepraktisan model parenting untuk pengembangan karakter anak usia dini.

Baca juga:   Pengenalan Teknologi Sederhana melalui Metode Bermain pada Anak Usia Dini

Bentuk desain model pembelajaran parenting untuk mengembangkan karakter anak usia dini terdiri atas dua komponen yaitu komponen filosofi model meliputi rasionalitas model, tujuan, peran guru dan dukungan sistem sedangkan komponen operasional model dijabarkan secara rinci pada semua jenis kegiatan dengan berbagai tema/subtema. Semua kegiatan yang dikemas dengan tujuan untuk mengembangkan karakter anak usia dini. Orangtua anak diharapkan dapat membantu mengembangkan karakter anak dengan memberikan dan mengarahkan pembelajaran yang positif pada anak usia dini, diharapkan guru lebih memahami tahapan pembelajaran model pembelajaran parenting untuk mengembangkan karakter anak usia dini. Model parenting merupakan solusi untuk mengatasi masalah perkembangan karakter anak yang tepat dan untuk meningkatkan kemampuan orang tua untuk melakukan pola asuh yang tepat agar kemampuan anak dan tingkat tumbuh kembang anak meningkat.

Parenting adalah upaya pendidikan secara cerdas yang dilaksanakan oleh orang tua dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia dalam keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Parenting sebagai proses interaksi berkelanjutan antara orang tua dan anak-anak mereka yang meliputi aktivitas-aktivitas sebagai berikut: memberi makan (nourishing), memberi petunjuk (guiding), dan melindungi (protecting) anak-anak ketika mereka tumbuh berkembang. Penggunaan kata parenting untuk aktivitas-aktivitas orang tua dan anak di sini karena memang sampai saat ini belum ada padanan kata dalam bahasa Indonesia yang tepat. (ips2.2/aro)

Baca juga:   Pengembangan Belajar Anak Usia Dini Berbasis Dolanan Anak

Guru TK Tunas Harapan, Brangsong, Kendal

Author

Populer

Lainnya