Mudahnya Menulis Cerpen dengan Gambar Ilustrasi

Oleh: Dra.Asih Murdani

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN kemampuan menulis pada Pelajaran Bahasa Indonesia menjadi sesuatu hal yang sangat menantang bagi guru pada masa pandemic sekarang ini. Pembelajaran Bahasa Indonesia mempunyai ruang lingkup dan tujuan yang menumbuhkan kemampuan mengungkapkan pikiran dan perasaan dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar. Salah satunya pada KD.3.5.Mengidentifikasi unsur pembangun karya sastra dalam teks cerita pendek yang dibaca atau didengar. Cerita pendek adalah salah satu bentuk karya fiksi yang memperlihatkan sifat yang serba pendek, baik peristiwa yang diungkapkan, isi cerita, jumlah pelaku dan jumlah kata yang digunakan. Menulis adalah sebuah proses mulai menggali dan menuangkan ide berdasarkan skema awal atau pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, mengorganisasikan ide, menulis draf, merevisi, mengedit, hingga menjadi tulisan final serta memplubikasikannya.

Bagi siswa kelas IX SMPN 1 Kesesi Kabupaten Pekalongan menulis cerpen masih menjadi sesuatu yang berat bagi mereka. Untuk itu sebagai guru Bahasa Indonesia penulis mencari model pembelajaran yang sekiranya mudah diterima oleh siswa.

Sistem pendidikan jarak jauh menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan dalam pembelajaran tatap muka dengan adanya aturan social distancing mengingat permasalahan waktu, lokasi, jarak, dan biaya yang menjadi kendala besar saat ini (Kusuma JW:Hamidah:2020).

Baca juga:   Tingkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah dengan Kemandirian

Dengan kondisi saat ini guru dituntut dapat mengembangkan strategi pembelajaran apresiasi sastra yang inovatif dan mampu me ningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi karya sastra. Salah satu teknik yang bisa digunakan adalah melalui media gambar ilustrasi.

Ilustrasi secara harfiah berarti gambar yang dipergunakan untuk menerangkan atau mengisi sesuatu (Kusrianto, 2007 : 110). Kata ilustrasi berasal dari kata ilustrare dari bahasa Latin yang berarti membuat terang, membuat jelas atau menjelaskan. Gambar ilustrasi juga berfungsi sebagai pemanis tampilan visual agar lebih menarik tetapi juga sekaligus menjadi penjelas sebuah wacana/teks termasuk cerita pendek.

Langkah-langkah yang dilaksanakan dalam pembelajaran diawali dengan memotivasi dan memberikan appersepsi siswa tentang menariknya kegiatan menulis sebuah cerpen. Selanjutnya guru menjukan beberapa gambar ilustrasi, yang dikirimkan kepada siswa melalui WA. Selanjutnya siswa menuliskan data peristiwa yang terdapat pada gambar ilustrasi tersebut. Kemudian siswa menentukan alur cerita atau alur kejadian sebagai kerangka cerita. Kemudian siswa mengembangkan kerangka cerita berdasarkan alur cerita yang telah disusun menjadi naskah cerpen. Guru mengingatkan kalau mau menulis cerpen hendaknya memperhatikan kaidah penulisan, ejaan, tanda baca, gaya bercerita agar cerpen yang ditulis indah dan menarik.

Baca juga:   Menulis Cerpen Lebih Asyik dengan Media WhatsApp

Setelah selesai ditulis naskah cerpen dikirimkan kepada guru melalui WA. Kemudian cerpen tersebut di kirim ke WA grup dan dibaca bersama teman-teman yang lainnya. Masing-masing siswa diberikan kesempatan untuk memberikan penilaian kepada temannya yang lain.

Gambar ilustrasi dapat memperjelas siswa dalam mendiskripsikan sebuah peristiwa. Gambar yang mudah dibaca dan seringterjadi disekitar membantu siswa lebih mudah menuangkan dalam tulisan cerpen. Jenis gambar juga berpengaruh terhadap daya imajinatif siswa dalam menciptakan sebuah dialog yang menarik. Dengan pengalaman penulis pembelajaran menulis cerita pendek dengan gambar ilustrasi efektif sebagai alternative media pembelajaran menulis cerpen. Dengan cara ini selurus siswa kelas IX SMPN 1 Kesesi dapat membuat cerita pendek sehingga prestasi meningkat. (bp1/zal)

Guru SMPN 1 Kesesi, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya