Asyiknya Belajar IPS Menggunakan Media Peta

Oleh: Anastasia Lismawati, S. Pd., M. Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan sejak sekolah dasar. IPS mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial. Pada jenjang SD/MI mata pelajaran IPS memuat materi geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi. Melalui mata pelajaran IPS, peserta didik diarahkan untuk dapat menjadi warga negara Indonesia yang demokratis, dan bertanggung jawab, serta warga dunia yang cinta damai.

Disahkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah menimbulkan dampak yang cukup signifikan, di antaranya bahwa pelajaran IPS disusun secara sistematis, komprehensif, dan terpadu dalam proses pembelajaran menuju kedewasaan dan keberhasilan dalam kehidupan di masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan peserta didik akan memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam pada bidang ilmu yang berkaitan.

Pada pembelajaran IPS, media sangat penting peranannya dalam proses pembelajaran. Manfaat media pembelajaran yaitu pengajaran lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. Kemudian bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga dapat lebih dipahami siswa. Serta memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran dengan baik.

Baca juga:   Dongkrak Hasil Belajar IPS dengan Metode Group Investigation

Selain itu, metode pembelajaran akan bervariasi, sehingga tidak hanya komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata lisan pengajar dan siswanya. Sedangkan yang paling pasti siswa akan banyak melakukan kegiatan belajar yang disertai aktivitas lain seperti mengamati, melakukan dan mendemonstrasikan sesuatu.

Sehingga, untuk meningkatkan minat siswa sekolah dasar untuk belajar IPS harus dilakukan suatu inovasi pengajaran yang dapat memudahkan siswa dalam memahaminya. Sebagai contoh media yang digunakan untuk belajar adalah menggunakan peta. Pada dasarnya pembelajaran dengan media peta adalah untuk menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan nyaman.

Hidup dalam pengertian, siswa yang lebih aktif dibandingkan hanya mendengarkan penjelasan materi dari guru. Nyaman, maksudnya adalah suasana belajar yang tidak kaku Karena dengan metode ini sesama siswa lebih leluasa memberikan pendapat ataupun pertanyaan bahkan bisa memberikan ide dibandingkan berkomunikasi dengan gurunya.

Pembelajaran menggunakan media peta, misalnya dapat mengidentifikasi perkembangan provinsi di Indonesia. Siswa juga akan lebih aktif dalam mengaplikasikan pembelajaran dengan menunjukkan wilayah-wilayah yang sedang dipelajari pada bab tertentu. Tidak hanya itu, dengan menggunakan media peta, ketika siswa mengadakan belajar kelompok, akan mudah membagi bab yang dipelajari. (ips2/lis)

Baca juga:   Belajar IPS Kreatif dan Menyenangkan dengan Peta Minda

Guru SD Kelas 6 SDN Wates 01

Author

Populer

Lainnya