Examples Non Examples YouTube: Solusi Maksimalkan Hasil Belajar PPKn

Oleh : Deny Yuniati, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Problem mengemas kelangsungan situasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena dampak pandemi Covid-19 perlu mendapat perhatian khusus selama beberapa bulan terakhir ini. Hal ini sering dijumpai berbagai permasalahan secara signifikan.

Salah satu permasalahan yang dihadapi beberapa guru adalah keterbatasan penguasaan penyampaian materi melalui metode pembelajaran supaya siswa paham dengan harapan dapat mencapai hasil belajar yang maksimal. Hal ini juga dialami penulis sebagai guru pengajar PPKn SMK Negeri 1 Semarang terutama pada siswa kelas XI TKRO 1 dengan beberapa siswa mengalami kendala dalam pemahaman materi.
Kendala utama siswa adalah terjadi penurunan semangat atau antusias belajar yang ditandai dengan beragam alasan. Pertama, ketika diberi tugas siswa tidak langsung merespon; kedua, tidak memiliki handphone (HP) sendiri; alasan lain adalah jenuh dengan bentuk tugas mencatat, meringkas materi, dan mengerjakan soal; atau ketiga, alasan yang sering didengar adalah keterbatasan sinyal dan kuota paket HP habis.

Tujuan kompetensi dasar materi Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia yaitu siswa dapat menganalisis jenis dan sumber hukum secara mandiri, dapat menganalisis sistem dan tingkat lembaga peradilan di Indonesia dengan penuh tanggung jawab, dan dapat mempresentasikan laporan tentang sistem hukum dan peradilan di Indonesia dengan teliti dan komunikatif.
Yusnawan Lubis menuliskan bahwa hukum merupakan aturan, tata tertib, dan kaidah hidup (buku inti Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kemendikbud, 2017: 76-82).

Baca juga:   PTM dan PJJ Kimia Asyik dengan Power Point dan Google Meet

Menurut Lubis, kepustakaan ilmu hukum, penggolongan hukum dibedakan berdasarkan sumbernya, tempat berlakunya, berdasarkan bentuknya, waktu berlakunya, sifatnya, wujudnya, dan juga berdasarnya isinya.

Dalam kondisi mengajar PJJ sebagian besar siswa membutuhkan pemahaman materi karena hanya dapat belajar di rumah maka penulis memilih Examples Non Examples YouTube sebagai solusi model pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman materi dan hasil belajar PPKn bagi siswa kelas XI TKRO 1 Semarang semester gasal agar maksimal.

Examples Non Examples menurut pengertian bahasa contoh (dan) bukan contoh. (Jasa Ungguh, 45 Model Pembelajaran Spektakuler, 2017: 89-91). Ungguh menerjemahkan menurut prosedur kerjanya bahwa model pembelajaran tersebut menggunakan teknik melihat gambar, mana yang merupakan contoh dan bukan contoh, serta menyimpulkan atau menjelaskan konsep mana yang diperoleh siswa dari gambar.
Mengapa Examples Non Examples begitu dibutuhkan? Unggah menyebutkan keunggulan dari model pembelajaran tersebut. Pertama, siswa mempunyai peran aktif dalam proses pembelajaran yang dilakukan guru; kedua, melatih kemampuan berimajinasi siswa; ketiga, mengembangkan daya analisis dan kritis dalam diri siswa.

Baca juga:   Gerakan Literasi Sekolah Mesem Meningkatkan Minat Baca Siswa

Adapun sintak atau langkah-langkah yang sangat diperlukan adalah guru mempersiapkan gambar dan menayangkannya sesuai dengan tujuan pembelajaran, kemudian memberi petunjuk dan kesempatan siswa agar memperhatikan serta meminta untuk melakukan analisis yang diakhiri melalui diskusi.

Untuk masa pandemi sekarang ini, guru menayangkan video gambar contoh dan bukan gambar contoh di chanel YouTube sesuai materi dengan link materi https://youtu.be/37HFfSjCAC8 dan mengajak siswa XI TKRO 1 untuk berdiskusi di dalam grup Whatsapp (WA) kelas PPKn.

Setelah melihat tayangan Examples Non Examples YouTube dan berdiskusi maka terjadi komunikasi yang harmonis antara guru dengan siswa, guru memperoleh data bahwa sebagian besar paham materi Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia serta nilai hasil belajar PPKn meningkat dari sebelumnya.

Dari hasil penayangan YouTube dan diskusi, penulis simpulkan bahwa Examples Non Examples YouTube bisa menjadi solusi memaksimalkan hasil belajar PPKn bagi siswa kelas XI TKRO 1 SMK Negeri 1 Semarang semester gasal. (dm2.1/lis)

Guru PPKn SMK Negeri 1 Semarang

Author

Populer

Lainnya