TTW Tingkatkan Minat Belajar PPKn

Oleh: Jasman, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SALAH satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan saat ini adalah masih lemahnya proses pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), hal ini terlihat dari pembelajaran yang masih didomiansi dengan metode ceramah,sehingga sebagian besar peserta didik tidak dapat menghubungkan apa yang mereka pelajari dengan cara aplikasi pengetahuan tersebut didalam kehidupannya saat ini dan di kemudian hari, artinya pembelajaran tidak memberikan makna bagi peserta didik dalam memecahkan masalah dalam kehidupan (Budimansyah dan Komalasari : 2008).

Materi pelajaran PPKn yang cakupannya sangat luas menyebabkan peserta didik sulit untuk diajak berfikir dan kreatif dalam menyikapi masalah, bahkan terkadang membingungkan peserta didik. Agar supaya materi yang luas menarik peserta didik untuk belajar diperlukan pemilihan model pembelajaran yang efektif, tidak membosankan, tetapi mudah dipahami. Salah satu model pembelajaran yang dipilih penulis adalah model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW). Menurut (Yamin dan Ansari, 2012:84) pembelajaran TTW ini dapat menumbuhkan kemampuan memecahkan masalah. Karena melibatkan peserta didik dalam berfikir, berdialog dengan dirinya sendiri setelah mereka melalui proses membaca.

Baca juga:   Tingkatkan Minat Belajar Siswa melalui Siklus 5 E Berbasis Inkuiri Terbimbing

Penerapan model pembelajaran TTW materi macam-macam budaya politik di Indonesia, kelas XI IPS 5 di SMA Negeri 1 Godong, penulis membagi kelompok 34 orang peserta didik menjadi enam kelompok dengan anggota 5-6 orang. Dalam kelompok, peserta didik diminta untuk membaca literasi yang berkaitan dengan materi macam-macam budaya politik di Indonesia, kemudian membuat catatan kecil, dan membagi idenya dengan teman kelompok setelah itu mengungkapkannya melalui tulisan. Aktifitas berpikir (Think) dalam pembelajaran terdapat kegiatan yang memancing peserta didik untuk memikirkan sebuah permasalahan dan memikirkan solusi dari permasalahan tersebut dengan cara menulis. (Talk) peserta didik melakukan komunikasi dengan teman kelompoknya menggunakan bahasa mereka sendiri dalam memahami dan menyajikan ide kepada teman kelompok, membangun teori bersama, sharring strategi solusi dan membuat definisi. (Write) menulis, berarti merekonstruksi ide setelah berdiskusi antar teman, untuk pengembangan konsep baru. TTW (Think Talk Write ) dapat mengembangkan potensi kerja otak kanan dan kiri sehingga memudahkan untuk mengingat semua bentuk informasi yang di terima. Sehingga materi yang luas mudah dipahami.

Baca juga:   Kemajuan Teknologi dan Pendidikan SD di Masa Pandemi Covid-19

Secara umum TTW bermanfaat untuk memberikan pandangan secara menyeluruh pada suatu pokok bahasan, memusatkan perhatian, meningkatkan pemahaman peserta didik, materi yang luas akan mudah dipahami, meningkatkan minat belajar pesera didik. Hal ini terbukti setelah diadakan ulangan harian, prestasi belajar peserta didik meningkat, hasil yang diperoleh sebanyak 85% peserta didik memperoleh nilai di atas KKM (70). (ips2/zal)

Guru PPKn SMAN 1 Godong, Kabupaten Grobogan

Author

Populer

Lainnya