Kembangkan Kreativitas Seni Lukis Peserta Didik dengan BMW

Oleh: Rakhmat Fajar Susakti Purnama

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Belajar selama pandemi dengan pembelajaran jarak jauh menuntut kreativitas guru sebagai langkah inovatif dalam menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan. Meskipun bukan pembelajaran tatap muka yang pasti lebih seru karena ada interaksi langsung baik dengan guru maupun sesama peserta didik.

Belajar dari rumah melalui daring di SMP Negeri 2 Sukorejo dilakukan dengan media WhatsApp, tentu saja interaksi saat proses pembelajaran kurang optimal tetapi diusahakan untuk tetap ada sehingga kesulitan yang dihadapi peserta didik selama proses pembelajaran dapat diatasi.

Meskipun pembelajaran jarak jauh, selama proses pembelajaran peserta didik tetap dituntut untuk aktif, kreatif dan inovatif dalam membangun pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hal ini sejalan dengan pendapat Wina Sanjaya (2008:30) bahwa belajar adalah berbuat, karena prinsip ini mempunyai makna belajar bukan saja sekedar mendengarkan, mencatat sambil duduk di bangku, akan tetapi belajar adalah suatu proses beraktifivas. Lebih lanjut, menurut Munif Chatif (2012:25) ketika peserta didik melakukan aktivitas, itulah sebenarnya saat peserta didik belajar.

Dari pendapat-pendapat diatas penulis berusaha mengembangkan kreativitas peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Sukorejo, Kabupaten Kendal pada pembelajaran seni budaya materi seni lukis dengan menggunakan media sederhana, botol bekas, yang mudah dijumpai di lingkungan masyarakat dan merupakan barang yang sudah tidak lagi digunakan.

Baca juga:   Sistem Osmoregulasi Ikan Berbasis Video Tingkatkan Minat Belajar Siswa

Pada botol bekas yang digunakan sebagai media lukis ini, peserta didik diharapkan mampu menuangkan gagasan dan ide-ide cemerlang mereka melalui lukisan. Peserta didik diminta untuk melukis sesuatu yang menggambarkan kehidupan di sekitarnya maupun kehidupan yang ingin diraih dan diciptakannya. Bisa berupa pengalaman yang sudah terjadi, suasana yang sedang dirasa maupun harapan dan cita-citanya. Penulis merangkumnya dengan akronim BMW yaitu Bottle My World.

Kegiatan pembelajaran jarak jauh mata pelajaran seni budaya di kelas IX SMP Negeri 2 Sukorejo, Kabupaten Kendal dengan mengirim materi maupun penugasan melalui WA di grup kelas setiap hari. Pada materi seni lukis di kelas IX B, guru memberikan langkah-langkah pembelajaran yang harus dilakukan dirumah sebagai berikut: pertama peserta didik menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, yaitu botol bekas dan pewarna lukis bebas (cat tembok, cat kayu, cat besi, atau cat akrilik), kedua membuat sketsa gambar lukisan pada kertas HVS terlebih dahulu untuk contoh, baru kemudian dipindah ke media botol menggunakan spidol kecil. Ketiga memperhitungkan takaran warna yang akan diterapkan pada botol agar cerah, menarik, dan rapi. Keempat, mengecat dengan warna-warna terang terlebih dahulu lalu dibiarkan sampai kering, kemudian dilanjutkan warna-warna yang lebih gelap. Pada tahap akhir pewarnaan adalah diberi penegasan dengan warna hitam atau gelap sebagai garis penjelas antarbidang satu dengan yang lain, agar gambar terkesan timbul dan menarik. Setelah cat kering langkah finishing bisa dengan menyemprotkan cat pelindung clear. Kelima BMW dikemas dan ditempatkan sedemikian rupa untuk pajangan pada almari kaca, buffet, dan sebagainya. Tidak lupa difoto dan kirim ke nomor w.a guru untuk mendapatkan penilaian seni budaya.

Baca juga:   Belajar Lagu Modern Asyik dengan Balado

Dengan media sederhana dan mudah dijumpai, peserta didik menjadi lebih aktif, inovatif, dan belajar dengan menyenangkan. BMW mampu mengembangkan kreativitas seni lukis peserta didik, karena mereka bebas menuangkan gagasannya. (pai2/lis)

Guru Seni Budaya SMP Negeri 2 Sukorejo, Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya