Menghafal Surat At-tin dengan Metode Pembelajaran Blended Learning

Oleh: Hadhiq,S.Pd.I

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 telah menghentikan berbagai aspek sendi kehidupan masyarakat dunia termasuk Indonesia, dunia pendidikan juga tak luput merasakan akibat yang luar biasa hebat . Sejak bulan Maret 2020, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk belajar, bekerja, dan beribadah dari rumah. Kebijakan ini merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kebijakan belajar dari rumah, tentu harus disikapi dengan bijaksana oleh setiap sekolah yang tetap berkewajiban memberikan pelajaran dan pengetahuan pada peserta didik. Memanfaatkan teknologi informasi dan sarana prasana yang sesuai. perbedaan latar belakang dan keadaan peserta didik. Pembelajaran PAI tetap menyeimbangkan antara Sikap Spiritual, Sikap Sosial, Pengetahua dan Keterampilan.

SDN 02 Bukur yang berada di pinggiran kecamatan Bojong,tidak dapat memaksakan para peserta didik untuk melaksanakan pembelajaran secara daring sepenuhnya,hal ini karena ada sebagian peserta didik tidak mempunyai smartphone untuk mengakses internet dan jika punya untuk membeli kuota juga mengalami kesulitan keuangannya,karena sebagian besar orangtua/wali murid bekerja sebagai buruh.
Metode berasal dari bahasa yunani, methodos yang berarti jalan atau cara. Jalan atau cara yang dimaksud disini adalah sebuah upaya atau usaha dalam meraih sesuatu yang diinginkan. Hidayat (1990;60). Pembelajaran menurut Sudjana dapat diartikan sebagai setiap upaya yang sistematik dan sengaja untuk menciptakan agar terjadi kegiatan interaksi edukatif antara dua pihak yaitu antara peserta didik sebagai warga belajar dan pendidik sebagai sumber belajar yang melakukan kegiatan membelajarkan.

Baca juga:   Serunya Belajar Nama Rasul dengan Metode Numbered Heads Together

Mapel PAI dan BP kelas lima Pada Materi Ayo,Menghafal Surat At-tin,Penulis berupaya memadukan model pembelajaran jarak jauh dengan tatap muka.Menurut Harding, Kaczynski dan Wood, 2005, Blended learning merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan pembelajaran tradisonal tatap muka dan pembelajaran jarak jauh yang menggunakan sumber belajar online dan beragam pilihan komunikasi yang dapat digunakan oleh guru dan Peserta didik. pelaksanaan pembelajaran ini memungkinkan penggunaan sumber belajar online, terutama yang berbasis web, dengan tanpa meninggalkan kegiatan tatap muka.dengan pelaksanaan blended learning, pembelajaran berlangsung lebih bermakna karena keragaman sumber belajar yang mungkin diperoleh. Model pembelajaran campuran antara daring dan tatap muka, menurut penulis adalah sesuai dengan kondisi peserta didik dan juga kondisi lingkungan sekitar.

Peserta didik dengan bantuan guru membuat grup whatsApp untuk proses belajar mengajar, peserta didik dibentuk bebarapa kelompok kecil, tiap kelompok ada yang punya smartphone dan tidak punya.hal ini dimaksud untuk mempermudah pengerjaan tugas secara individu ataupun tugas kelompok.

Pada materi menghafal penulis membuat video pembelajaran dengan bantuan Tim KKG PAI Kecamatan. Video berisi Materi yaitu bacaan Surat At-Tin,Penjelasan cara menghafal, tugas dan waktu untuk menghafalkannya.Video dikirim kepeserta didik melalaui grup whatsApp kelas. tugas untuk menghafal diberi waktu selama satu pekan,pada akhir pekan untuk pelaksanaan hafalan, Peserta didik yang mempunyai smartphone bisa mengvideokan hafalannya kemudian dikirim melalui whatsapp, kemudian bagi peserta didik yang tidak punya smartphone ,Hafalan dilaksanakan di rumah masing-masing,yang langsung didatangi penulis, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan jaga jarak,cuci tangan dan selalu memakai masker.

Baca juga:   Ulangan Harian Matematika dengan Aplikasi Kuis Oline Quizizz

Penerapan Blended learning pada Materi menghafal menunjukkan adanya hasil yang positif, sebagian besar peserta didik mampu menghafalkan Surat At-Tin pada pencapaian Kd 4.1.3. Antusias yang begitu besar pada peserta didik dan respon yang baik dari orangtua atau walimurid dengan adanya video daring dan guru yang berkunjung, menambah semangat belajar dan semangat untuk menyelesaikan tugas yang diterimanya dari para guru.pengalaman baru yang didapat peserta didik adalah pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. (bp2/zal)

Guru PAI SDN 02 Bukur, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya