Matematika untuk Dicintai Bukan untuk Dibenci

Oleh : Arie Rispratanti, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DI dunia ini ada matematika karena setiap orang butuh matematika. Dulu waktu kita masih belajar bicara, pasti pertama-tama orangtua akan mengajari kata-kata yang sederhana dahulu sebagai bagian dari belajar bahasa, seperti kata Ibu, Bapak, mama, papa, bunda, ayah, kakak, adik, nenek, kakek, dan lain-lainnya. Setelah itu orangtua pasti mengajari angka satu, dua, tiga, dan seterusnya. Ketika kita sudah belajar mengenai angka, pasti kita akan belajar berhitung. Angka dan berhitung ini merupakan bagian dari ilmu Matematika.

Di SMP Negeri 1 Kesesi pelajaran Matematika menjadi mata pelajaran yang dibenci kebayakan siswa. Rata-rata siswa tidak menyukai pelajaran ini dikarenakan merasa bingung kalau sudah berputar dengan angka-angka. Sebenarnya kalau kita rajin belajar dan sering berlatih dengan mengerjakan soal, matematika itu bisa menjadi mudah dan sangat menyenangkan, karena matematika itu erat kaitannya dengan imajinasi, sesuatu yang ada di pikiran dan angan-angan kita.

Fungsi matematika adalah sebagai media atau sarana siswa dalam mencapai kompetensi. Dengan mempelajari materi matematika diharapkan siswa akan dapat menguasai seperangkat kompetensi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penguasaan materi matematika bukanlah tujuan akhir dari pembelajaran matematika, akan tetapi penguasaan materi matematika hanyalah jalan mencapai penguasaan kompetensi. Fungsi lain mata pelajaran matematika sebagai: alat, pola pikir, dan ilmu atau pengetahuan. Ketiga fungsi matematika tersebut hendaknya dijadikan acuan dalam pembelajaran matematika sekolah. (p4tkmatematika.org:2011:10)

Baca juga:   Meningkatkan Aktivitas Belajar Matematika dengan Zoomet Prakas Dimaspande

Niat adalah hal pertama yang harus kita lakukan pada siswa dalam belajar matematika, janganlah belajar matematika hanya untuk mendapatkan nilai yang bagus sebagai syarat lulus mata ujian Matematika. Karena hal ini berarti jika telah melewati ujian/test, maka akan meninggalkan dan melupakan materi yang telah dipelajari tersebut. Niatkan belajar matematika untuk menambah pengetahuan. Karena dengan belajar matematika, daya nalar otak akan terasa dengan baik sehingga mudah untuk menerima pelajaran yang lainnya. Ingat sekali lagi, jangan hanya berorientasi kepada hasil ujian, tetapi berorientasilah pada proses belajarnya.

Kenali, pahami lalu cintai keindahan matematika. Pokok ini merupakan poin yang ter penting dalam belajar matematika. Akan sangat mudah mempelajari sesuatu jika mencintainya terlebih dahulu.
Sebelum memulai mempelajari matematika, ada baiknya berdoa agar Tuhan memberi kemudahan untuk memecahkan setiap persoalan yang terdapat di materi yang pelajari. Bukankah Tuhan itu Maha Pintar? Maka mintalah kepada-Nya agar bisa memahami materi yang kita pelajari. Selain itu agar tetap konsisten dalam belajar dan gigih dalam berusaha, serta tidak mudah putus asa dalam belajar. Jadi doa ini juga termasuk hal yang penting.

Banyak latihan dengan rajin dan konsisten adalah sesuatu yang harus dilakukan, terkadang ada masanya semangat sekali untuk belajar, namun ada juga masa-masa ketika malas sekali untuk belajar. Maka disini butuh kedisiplinan serta kekonsistenan dalam mempelajari matematika. Dalam 1 hari Tidak perlu meluangkan terlalu banyak untuk belajar, cukup sedikit waktu namun tetap kontinyu dan konsisten. Jika ini dilakukan maka pelajaran Matematika menjadi mudah dan menyenangkan.

Baca juga:   Menumbuhkan Karakter Positif melalui PjBL Video

Hikmah yang dapat diambil oleh siswa yang belajar matematika, diantaranya dapat berpikir rasional. Seorang mencintai Matematika belajar untuk berpikir logis dalam menanggapi fenomena-fenomena yang terjadi di sekelilingnya. Dalam menyelesaikan soal matematika tidak selalu mudah, kadang di luar batas kemampuan sehingga perlu memeras otak. Hal ini melatih siswa menjadi pekerja keras yang tidak mudah menyerah dengan keadaan. Selain penguasaan teori, yang tidak kalah penting dalam perhitungan adalah ketelitian. Kecermatan dalam berhitung ini dapat membiasakan siswa berhati-hati dalam bersikap dan mengambil keputusan. Memanipulasi soal adalah salah satu bagian dari matematika. Soal yang rumit dapat disiasati sedemikian rupa menjadi lebih mudah diselesaikan, sehingga dalam hal ini belajar matematika juga dapat mengasah kekreatifan siswa. Selain empat hikmah tersebut di atas, masih banyak manfaat lain dari belajar ilmu matematika. (bp1/zal)

Guru Matematika SMPN 1 Kesesi

Author

Populer

Lainnya