Pembelajaran Online?, Kami Bisa.

Oleh : Budi Handayani, S.Pd., M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Wabah virus corona sudah dinyatakan sebagai pandemi di seluruh dunia. Pandemi membuat perubahan besar-besaran dari berbagai bidang kehidupan, sosial, ekonomi, dan tidak terlewat juga dunia pendidikan. Semua program yang sudah direncanakan dengan rapi gagal dilaksanakan. Pelaksanaan ujian sekolah (US), ujian nasional (UN), penilaian akhir tahun semua batal dilaksanakan. Kegiatan belajar mengajar yang seharusnya berakhir pada bulan Juni terpaksa sejak Maret dilanjutkan dengan belajar di rumah.

Pemerintah berusaha melawan perkembangan virus corona dengan cara memutus rantai penularan virus corona melalui social distancing dan physical distanching atau jaga jarak. Keadaan ini memaksa kita untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, beribadah dari rumah. Kementerian Pendidikan mengeluarkan Surat Edaran tentang pencegahan covid-19 pada satuan pendidikan dengan pembelajaran online (jarak jauh) untuk anak sekolah. Merujuk pada surat Edaran Mendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada satuan pendidikan. Menurut Simonsom (2010) pembelajaran jarak jauh adalah pendidikan formal (resmi) berbasis institusi/lembaga dimana kelompok belajar yang secara terpisah menggunakan sistem telekomunikasi interaktif untuk menghubungkan antara pendidik peserta didik dan sumber belajar.

Baca juga:   Telegram sebagai Media Komunikasi Pembelajaran Online

Pembelajaran jarak jauh di SMP Negeri 1 Tegowanu, tidak terlalu mengalami kesulitan karena 95% siswa memiliki alat komunikasi yang mendukung pembelajaran online. Ini mempermudah guru menyampaikan materi melalui aplikasi-aplikasi yang ada di laptop dan telepon genggam, seperti whatsapp, google classroom dan email. Kompetensi Dasar (KD) 3.10 Menyajikan data mean, median dan modus merupakan salah satu KD yang belum terselesaikan, melalui google classroom dan whatsapp grup (WAG) saya berusaha menyampaikan materi tersebut.

Langkah awal membuat WAG matematika untuk tiap kelas yang saya ajar. WAG berfungsi sebagai wadah pengumpulan tugas sehingga siswa dapat terpantau secara keseluruhan. Lewat WAG juga saya sampaikan tugas kepada siswa, untuk pemberian ulangan harian dan ringkasan materi saya menggunakan google classroom.

Guru sebagai salah satu sumber belajar harus dapat menciptakan kondisi belajar yang dapat membuat siswa belajar dengan optimal untuk mendapatkan hasil yang memuaskan meski dalam kondisi yang sulit. Abdullah (2010) menyatakan bahwa seorang guru diharapkan mampu: a) Memberikan informasi yang diperlukan dalam proses belajar, b) Membantu setiap siswa dalam mengatasi setiap masalah perihal yang dihadapi, c) Mengevaluasi setiap langkah kegiatan yang dilakukan, d) Memberikan setiap kesempatan yang memadai agar siswa belajar sesuai dengan karakteristik pribadi, e) mengenal dan memahami setiap siswa baik secara individual mampu berkelompok.

Baca juga:   Media Pembelajaran Online di Masa Pemdemi Covid-19

Dari proses pembelajaran online yang saya lakukan selama belajar di rumah, Alhamdulillah 85% siswa aktif mengikuti proses pembelajaran online dan mengumpulkan tugas tepat pada waktunya. Rangkaian kegiatan tersebut penulis untuk melanjutkan tugas dimasa Pandemi Corona yang tetap menjaga jarak (social distancing dan physical distancing), sedangkan proses belajar mengajar harus tetap berlangsung. Guru adalah seorang pendidik harus mampu melaksanakan proses belajar mengajar meskipun masyarakat sedang mengalami masa sulit. Pembelajaran online ? Kami bisa. (btj1/ton)

Guru SMP Negeri 1 Tegowanu Kab. Grobogan

Author

Populer

Lainnya