Pabrik Kayu Lapis dalam Materi Kegiatan Pokok Ekonomi

Oleh: Sugeng Triatmono, SE

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DALAM pembelajaran mata pelajaran IPS Kelas VII terdapat materi kegiatan pokok ekonomi. Materi ini menjabarkan tentang kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. Penjabaran materi harus didukung sumber atau media yang tepat. Alternatif sumber dan media yang dapat digunakan adalah berkunjung ke pabrik. Di dekat lokasi SMP Negeri 2 Mrebet terdapat pabrik yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran. Kegiatan pabrik setiap hari memproduksi kayu lapis. Nama lengkap dari pabrik tersebut adalah CV Serayu Jaya Mulya.

Hal pertama yang harus dilakukan oleh guru adalah mempersiapkan perijinan. Bentuk perijinan tersebut dapat secara lisan dan tertulis. Siswa diberitahukan tentang rencana kegiatan pembelajaran di pabrik. Kegiatan diawali dengan kegiatan pendahuluan. Kegiatan ini memuat beberapa tahapan orientasi, apersepsi, motivasi dan pemberian acuan. Di dalamnya dilakukan pembagian kelompok. Kelompok dibuat dengan komposisi seimbang antara siswa laki-laki dan perempuan. Setiap kelompok maksimal terdapat lima orang siswa.

Kegiatan inti menjadi tahapan yang berikutnya. Setiap kelompok diberikan tagihan. Tagihan dalam bentuk lembar kerja kelompok. Dalam kurikulum 2013 lebih menekankan pendekatan scientifik. Siswa mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengkomunikasikan dan mengasosiasikan. Siswa melakukan kegiatan di pabrik mulai dari mengamati,menanya dan mengumpulkan informasi. Dilanjutkan dengan pembelajaran di dalam kelas. Siswa diarahkan untuk mengkomunikasikan dan mengasosiasikan.

Baca juga:   Strategi Pembelajaran IPS di Era Covid-19

Setelah berjalan kaki sebentar akhirnya sampai di pabrik. Siswa disambut senyum ramah petugas keamanan. Petugas keamanan mempersilahkan masuk ke area pabrik. Siswa bergabung dengan kelompoknya masing-masing. Ditemani seorang karyawan pabrik siswa menyuri satu per satu bagian pabrik. Siswa mengamati setiap obyek yang dilihat. Setiap aktivitas yang terdapat di pabrik diperhatikan secara detail. Hal yang dianggap penting dicatat oleh siswa.

Siswa dianjurkan untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin. Siswa diberi kebebasan untuk melakukan wawancara. Wawancara dapat dilakukan kepada pimpinan pabrik, bagian administrasi dan produksi. Semua kelompok terlihat bersemangat melakukan pembelajaran. Pembelajaran terasa lebih menarik. Banyak hal-hal yang baru ditemukan siswa. Setelah dirasa cukup siswa kembali ke sekolah.
Di dalam kelas siswa berkelompok. Berbagai sumber, bahan, informasi dan hasil wawancara mulai didiskusikan. Setiap kelompok berhasil mengerjakan lembar kerja. Hasil pekerjan di presentasikan secara singkat. Kelompok yang menunggu dianjurkan menyimak. Daianjurkan setiap kelompok memberikan respon.

Tahapan terakhir adalah membuat simpulan materi. Kegiatan ini dapat dilaksanakan guru bersama siswa. Dalam simpulan dapat ditemukan berbagai macam aktivitas di dalam pabrik yang terdapat berbagai seperti produksi, distribusi, dan konsumsi. Terdapat proses pengolahan kayu menjadi kayu lapis. Adanya truk yang sedang bersiap membawa kayu lapis keluar pabrik. Terdapat karyawan, mesin pabrik, bangunan pabrik, tata tertib, dan perlengkapan penunjang keselamatan kerja.

Baca juga:   Belajar Menyenangkan dengan Bermain Ular Tangga

Dari hal tersebut akhirya dapat dijelaskan tentang kegiatan pokok ekonomi. Kegiatan tersebut tercermin dari ativitas pabrik sehari-hari. Kegiatan evaluasi dan reflesi menjadi bagian yang paling terkhir. Pabrik dapat membantu siswa memahami materi kegiatan pokok ekonomi. Aktivitas pada pabrik menunjukkan kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. (fbs1/zal)

Guru IPS SMPN 2 Mrebet, Purbalingga.

Author

Populer

Lainnya