Asyiknya Belajar Peta Indonesia Menggunakan Permainan Puzzle

Oleh : Siti Maesaroh, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pelajaran IPS pada umumnya berupa hafalan. Guru mengajar di sekolah kebanyakan hanya menerapkan metode pembelajaran ceramah. Penerapan metode ceramah hanya berpusat pada penyampaian materi yang berlangsung satu arah, menjadikan siswa pasif karena hanya mendengarkan ceramah guru. Selama proses pembelajaran siswa diperlakukan sebagai obyek sehingga kurang dapat mengembangkan potensinya.

Pasifnya siswa menyebabkan kejenuhan dalam proses pembelajaran yang dapat berakibat pada kurangnya minat belajar siswa di kelas, hal ini juga berlaku dalam pembelajaran tema 1 muatan pelajaran IPS materi letak geografis Indonesia di kelas 5 SD Negeri 01 Kaibahan Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. Kurangnya minat belajar dapat berdampak pada turunnya prestasi hasil belajar.

Salah satu alternatif untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar yang asik menyenangkan pada materi letak geografis Indonesia menggunakan peta Indonesia yaitu dengan menggunakan permainan puzzle. Belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang. Perubahan hasil proses belajar dapat ditunjukkan dalam berbagai bentuk seperti penambahan pengetahuan, pemahaman, sikap dan tingkah laku, kecakapan, kebiasaan serta perubahan aspek-aspek lain yang ada pada individu-individu yang belajar (Sudjana:2010).

Baca juga:   Belajar Koordinat Kartesius Yang Menarik Menggunakan Powtoon

Menurut Mustofa dan Sektiawan (2010:318), peta adalah permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar dalam ukuran kecil. Menurut Patmonodewo (Misbach, Muzamil, 2010) kata puzzle berasal dari bahasa Inggris yang berarti teka-teki atau bongkar pasang. Media puzzle merupakan media sederhana yang dimainkan dengan bongkar pasang. Puzzle bisa digunakan sebagai media pembelajaran peta untuk membangkitkan keingintahuan anak dalam belajar tentang peta. Karena pembelajaran sekarang tidak mengharuskan hafalan, tetapi menggugah anak agar mau belajar dengan mandiri dan diharapkan secara otomatis akan hafal dengan sendirinya.

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok menyusun puzzle. Siapa yang berhasil menyelesaikan terlebih dahulu, merekalah kelompok pemenangnya. Nanti, tukarkan kembali/putar puzzle antar kelompok dan.mulailah berlomba kembali. permainan ini juga bisa dimainkan individu. Kalau individu, bisa langsung dikerjakan di meja guru, dan guru bisa langsung menilai dengan sediaan waktu (times watch) yang sudah ditentukan. Misal siswa diberi waktu 5 menit untuk menyelesaikan puzzle.

Dengan permainana puzzle pada materi letak geografis Indonesia menggunakan peta Indonesia, siswa terlihat aktif dalam bekerjasama menyusun puzzle. Adapun manfaat puzzle menurut Soedjatmiko (2009) antara lain 1) Kognitif, kemampuan mengetahui dan mengingat; 2) Motorik, kemampuan mengkoordinasikan anggota tubuh seperti tangan dan kaki; 3) Logika, kemampuan berpikir secara tepat dan teratur; 4) Kreatif/imajinatif, kemampuan menghasilkan ide sesuai dengan konteks; 5) Visual, kemampuan mata menangkap bentuk dan warna obyek. Pembelajaran dengan permainan puzzle ini sangat membantu pemahaman siswa dalam penanaman konsep Materi letak geografis Negara Indonesia pada mata pelajaran IPS kelas V SD Negeri 01 Kaibahan. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar siswa meningkat dan semangat dalam mengikuti pelajaran di kelas. (fbs2/ton)

Baca juga:   Pembelajaran IPS Lebih Asyik dengan Quizizz

Guru SD Negeri 01 Kaibahan Kec. Kesesi, Kab. Pekalongan

Author

Populer

Lainnya