Peningkatan Menulis Teks Fabel dengan Media Gambar Berseri

Oleh : Siti Sriyati, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARNG.ID, MENULIS merupakan suatu kegiatan kreatif dalam menggunakan bahasa lisan ke dalam bentuk bahasa tulis. Kemampuan menulis tentunya tidak datang begitu saja, tentunya membutuhkan banyak latihan untuk menghasilkan tulisan yang baik. Menulis membutuhkan proses pemindahan pemikiran ke dalam bentuk tulisan. Melalui tulisan, pembaca akan tertarik terhadap informasi yang diberikan oleh penulis. Dalam sebuah pembelajaran dapat diasumsikan bahwa tulisan merupakan perwujudan pemahaman dan persiapan siswa terhadap berbagai hal yang diperoleh selama proses pembelajaran termasuk juga dalam pembelajaran menulis teks fabel.

Menurut Kusmana (2014:16) berpendapat menulis merupakan aktivitas produktif. Untuk menghasilkan tulisan yang baik, penulisan harus menguasai secara keseluruhan semua ide dalam pikiran yang akan ditulis dan mendapatkan beberapa cara untuk mengorganisakan ide tersebut menurut struktur yang tepat. Ketrampilan menulis tidak akan datang secara otomatis, melainkan harus melalui latihan dan praktik yang banyak dan teratur (Tarigan 1986:3-4).

Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti di kelas VIIA SMP N 20 Semarang menemukan beberapa permasalahan yang muncul saat pembelajaran.salah satunya ketrampilan menulis teks fabel yang masih rendah. Hal ini disebabkan beberapa faktor: a. Peserta didik sulit untuk berkonsentrasi. b.Peserta didik kurang minat dan menganggap menulis teks fabel itu sulit. c.Bahan ajar, metode, dan media pembelajaran yang kurang tepat.

Baca juga:   Tingkatkan Kompetensi Menulis Laporan Percobaan dengan TPR

Fabel yaitu dongeng tentang kehidupan binatang. Dipakai sebagai kiasaan kehidupan
manusia untuk mendidik masyarakat (Soetarno, 2003:44). Jadi dapat disimpulkan bahawa fabel merupakan cerita fiksi yang di dalamnya terdapat binatang sebagai tokoh utamanya yang seolah-olah seperti manusia.

Agar pembelajaran dapat menarik ada banyak model bisa dipilih guru untuk pembelajaran menulis secara variatif. Salah satu variasi yang rekreatif adalah dengan media gambar berseri. Media gambar seri merupakan potongan-potongan gambar yang sering digunakan dalam pengajaran (Arsyad, 2016:116). Media gambar seri dapat mempermudah siswa dalam menyusun kalimat atau cerita secara berurutan.Media gambar digunakan dalam penelitian ini karena dapat melibatkan siswa secara aktif menulis, sekaligus asyik dalam menyusun bahasa yang menyenangkan tapi tetap serius.
Siswa akan berlomba menyusun kalimat dari gambar berseri menjadi teks fabel dengan riang gembira dan mengikuti arahan yang berikan oleh guru. Dengan menggunakan gambar berseri siswa akan dapat menemukan dan menyelesaikan sendiri kesulitan ataupun permasalahan yang dihadapi saat menulis teks fabel. Pada saat menggunakan media gambar berseri, siswa akan mengamati dan mencermati dengan serius gambar berseri yang diberikan.Kemudian siswa akan mencoba menyusun kalimat-kalimat dari gambar berseri yang diamati. Setelah itu kalimat-kalimat tersebut disusun menjadi sebuah paragraf yang padu sehingga menjadi sebuah teks fabel.

Baca juga:   Melejitkan Keterampilan Menulis dengan Rangkai Dua Kata

Dengan latihan terus-menerus dan tetap diberikan sedikit arahan dari guru maka siswa kelas VIIA SMP Negeri 20 Semarang merasa senang, antusias,dan tidak terbebani sehingga mudah menyelesaikan tugas menulis teks fabel. Dengan demikian maka menggunakan media gambar berseri dapat meningkatkan prestasi siswa sehingga banyak siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM yang telah ditentukan. (ips2/zal)

Guru SMPN 20 Semarang

Author

Populer

Lainnya