Asyiknya Belajar Geometri Dimensi Tiga

Oleh : Witoyo, S.Pd

spot_img

RADARSEMARNG.ID, Dalam pembelajaran matematika banyak terdapat rumus-rumus serta konsep-konsep matematis, hal ini menyebabkan banyak siswa beranggapan bahwa mata pelajaran matematika sulit. Begitu juga yang terjadi terutama pada pembelajaran materi geometri.

Seperti yang terjadi di Kelas XII SMA Negeri 1 Kradenan, masih banyak siswa tidak paham mengapa dan untuk apa mereka belajar konsep-konsep geometri, karena apa yang dipelajari tidak sesuai dengan kehidupan mereka sehari-hari. Siswa hanya mengenal objek-objek geometri dari apa yang digambar oleh guru di depan papan tulis atau dalam buku paket matematika, dan hampir tidak pernah mendapat kesempatan untuk mencari objek-objek tersebut dalam dunia nyata.

Materi geometri yang diajarkan di Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah mengenai dimensi tiga. Materi dimensi tiga yang diajarkan tersebut meliputi konsep kedudukan titik, garis, dan bidang dalam ruang dimensi tiga; jarak dari titik ke titik; jarak dari titik ke garis, jarak dari titik ke bidang; jarak dari garis ke garis; jarak dari garis ke bidang; dan jarak dari bidang ke bidang.

Baca juga:   Siewavichom Optimalkan Pembelajaran Sejarah Masa Pandemi

Pada awal pembelajaran geometri dimensi tiga adalah memperkenalkan macam-macam bangun ruang yaitu Prisma, Limas, dan Bola. Siswa mulai belajar mengenai suatu bentuk geometri secara keseluruhan untuk dijadikan konsep dasar untuk tingkat berpikir yang lebih tinggi. Contohnya siswa diberikan gambaran tentang titik dan garis dalam konsep bangun ruang. Selanjutnya siswa diminta memberikan pengertian tentang bentuk bangun ruang sesuai dengan konsep yang ditangkap dan kreativitasnya.

Salah satu metode yang diterapkan di SMA Negeri 1 Kradenan untuk pembelajaran materi geometri dimensi tiga adalah pembelajaran lingkungan sekitar. Tahapan pembelajaran untuk materi Geometri Dimensi Tiga adalah : memberikan konsep materi; memvisualisasikan berbagai macam kerangka bangun ruang dan meminta siswa berkreasi untuk membuat alat peraga kerangka bangun ruang menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar; menjelaskan cara menggunakan kerangka bangun ruang tersebut berkaitan dengan penyelesaian soal-soal.

Dengan menggunakan kerangka bangun ruang tersebut, visualisasi siswa SMA Negeri 1 Kradenan terhadap bangun ruang menjadi lebih jelas, selain itu siswa juga dapat mencoba untuk membuat beberapa kerangka bangun ruang yang nantinya dapat digunakan dalam mempermudah pemahaman materi. Adapun bahan-bahan yang dapat digunakan oleh siswa adalah besi yang telah disambungkan menjadi beberapa bangun ruang berupa kubus, kerucut, dan lainnya. Dari bangun ruang yang telah dibuat oleh siswa, guru dapat melihat sejauh mana siswa memahami tentang konsep geometri.

Baca juga:   Meningkatkan Pemahaman Fisika dengan Discovery Learning

Kemudian setelah siswa mendapatkan beberapa bangun ruang, siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok yang anggotanya 4-5 siswa. Pada tiap kelompok, siswa disuruh untuk berdiskusi mengenai materi geometri dimensi tiga, meliputi pemahaman materi, menyelesaikan soal-soal, serta membuat kesimpulan dari hasil diskusi. Kemudian setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.

Dengan adanya visualisasi kerangka bangun ruang pada proses pembelajaran geometri dimensi tiga, diharapkan kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep pada bangun ruang menjadi lebih baik, juga membangkitkan kreativitas siswa SMA Negeri 1 Kradenan. Selain itu, keaktifan siswa dalam pembelajaran juga semakin meningkat yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa pada materi geometri dimensi tiga. (ips2.2/ton)

Guru Matematika SMA Negeri 1 Kradenan

Author

Populer

Lainnya