Tetap Bugar Selama Masa Pandemi dengan Aplikasi Relive

Oleh : Adhi Kurniawan S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, COVID-19 mengubah semua aktivitas di semua bidang yang ada di masyarkat, tidak terkecuali di dunia pendidikan. Untuk memutus mata rantai penyebaran virus, proses pembelajaran pun dilakukan secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah masing-masing yang dipandu guru. PJJ memungkinkan guru memberikan banyak tugas kepada siswa.

Padahal menurut surat edaraan (SE) Mendikbud nomor 4 tahun 2020 terkait panduan pembelajaran di rumah selama masa pandemi, mengharuskan guru untuk tidak membebani para peserta didik melalui tuntutan capaian kurikulum sebagai syarat kenaikan kelas. Beban belajar peserta didik memang harus diperhitungkan dan terukur baik secara materi ataupun waktu. Pembelajaran di kelas tidak harus selalu diisi dengan tugas tertulis atau memberikan soal dalam jumlah banyak. Guru juga dapat memberikan tugas mengamati, mencoba dan menganalisis sehingga akan lebih menarik dan dapat mengembangkan mindset peserta didik.

Oleh sebab itu, tenaga pendidik harus kreatif agar dapat melaksanakan Kegiatan Belajar Menagajar (KBM) secara maksimal. Ada beberapa pembelajaran dalam Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang sulit dilakukan secara daring, karena memerlukan praktik. Ada aspek psikomotor (gerak) yang bersifat praktikum.

Baca juga:   Talking Stick Memudahkan Memahami Permainan Bulu Tangkis

Perlu diketahui, tujuan pembelajaran PJOK sangat vital di masa pandemi. Pengetahuan tentang teori kesehatan diperlukan agar pola hidup tetap sehat. Selain itu, pembelajaran PJOK di rumah harus mampu meningkatkan taraf kebugaran siswa, keterampialn motorik yang disusun sedemikian rupa agar siswa tetap memiliki pengetahuan belajar yang menarik. Selain itu, ada nilai praktik yang bertujuan agar siswa tetap bugar untuk meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas) untuk mencegah Covid-19.

Hal ini senada dengan Suryanto Rukmono, yang mengartikan olahraga adalah suatu kegiatan atau aktivitas melatih tubuh manusia supaya lebih sehat serta kuat, baik itu jasmani dan rohani. Namun pola pembelajaran di rumah pasti memiliki tantangan tersendiri. Bagaimana agar selain siswa menerima teori, siswa juga melakukan olahraga di rumah. Oleh sebab itu, guru menggunakan beberapa fitur aplikasi agar siswa melakukan aktivitas jasmani dan guru tetap dapat memantau kegiatan mereka.

Ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan di SMKN 3 Jepara. Salah satu aplikasi yang digunakan yaitu relive. Aplikasi ini dapat diterapkan dalam olahraga lari, bersepeda maupun mendaki. Dalam aplikasi relive dapat diperoleh dengan men-download dari playstore handphone. Dalam aplikasi relive terdapat beberapa fitur di dalamnya antara lain mengukur kecepatan, mengukur ketingginan, mencatat waktu tempuh, mencatat rute perjalanan dan dapat disisipkan foto atau video sebagai pelengkapnya. Selain aplikasi relive, juga ada beberapa aplikasi lain yang dapat digunakan antara lain GPS Fields Area Measure, GPS sepeda komputer dan lain-lain yang bisa menemani aktivitas siswa. Dengan aplikasi ini, siswa tidak hanya beraktivitas, tetapi juga langsung bisa mengetahui hasilnya sehingga akan lebih menarik. Selain itu, guru juga dapat memantau aktivitas siswa melalui laporan hasil rekaman aplikasi relive ataupun aplikasi lainnya sehingga siswa benar-benar melakukan aktivitas jasmani. Meski demikian, kejujuran siswa sangat penting. Karena aplikasi-aplikasi yang digunakan dapat dimanipulasi. Namun hal ini tidak akan dilakukan, apabila siswa memahami bahwa orientasi olahraga bukan hanya terletak pada nilai, akan tetapi derajat kebugaran yang diperoleh. (pai1/ida)

Baca juga:   Kenalkan Permainan Tapak Gunung melalui Video Pembelajaran PJOK

Guru PJOK SMKN 3 Kabupaten Jepara

Author

Populer

Lainnya