Pembelajaran IPA Asyik Berbasis TI di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Siti Nursaadah, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DENGAN berkembangnya sumber daya manusia akan menunjang keberhasilan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang disediakan sekolah, dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman.

Untuk itu guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran, yang meliputi (Hamalik, 1994:6): Media sebagai alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar. Fungsi media dalam rangka mencapai tujuan pendidika. Seluk-beluk proses belajar. Hubungan antara meode mengajardan media pendidikan. Nilai atau manfaat media pendidikan dalam pengajaran. Pemilihan dan penggunaan media pendidikan. Berbagai jenis alat dan teknik media pendidkan. Media pendidikan dalam setiap mata pelajaran, dan usaha inovasi dalam media pendidikan. Dalam era teknologi sekarang ini peranan elektronika meluas hampir ke seluruh bidang kehidupan.

Di tengah pembatasan sosial akibat wabah Covid-19 kita harus tetap semangat mengejar dan mengajar ilmu pengetahuan. Kebijakan physical distancing untuk memutus penyebaran wabah, memaksa perubahan dari pendidikan formal di bangku sekolah menjadi belajar di rumah, dengan sistem online, dalam skala nasional. Dalam hal ini menuntut para praktisi pendidikan harus melakukan inovasi pembelajaran secara besar-besaran demi mencapai suksesnya tujuan pendidikan Indonesia.

Baca juga:   Belajar Ciri–Ciri Makhluk Hidup Asyik dengan Pengamatan Langsung

Pembelajaran di SMP 5 Semarang khususnya mata pelajaran IPA di masa pandemi covid-19 bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah.

Salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan seseorang belajar IPA adalah metode atau strategi belajar yang digunakan guru. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, metode, strategi atau teknik pembelajaran yang tepat perlu diupayakan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru adalah melakukan inovasi dalam strategi atau teknik pembelajaran. Salah satu inovasi Pembelajaran IPA yang dapat dilakukan oleh guru ditengah merebaknya virus Corona dalah mengkolaborasikan materi pembelajaran yang interaktif berbasis IT (Informasi dan Teknologi).

Pemerintah menerapkan kebijakan yaitu Work From Home (WFH) dan School From Home (SFH). Kebijakan ini merupakan upaya yang diterapkan kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta kepada seluruh peserta didik dalam upaya menekan laju penularan penyebaran virus Covid-19. Dengan adanya pembatasan interaksi, Kementrian Pendidikan di Indonesia juga mengeluarkan kebijakan yaitu dengan meliburkan sekolah dan mengganti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring). Dengan menggunakan pembelajaran secara daring ini peserta didik maupun guru dituntut menguasai teknologi untuk menunjang pembelajaran secara online ini. Tuntutan kebutuhan tersebut, sehingga dapat mengetahui media online yang dapat menunjang sebagai pengganti pembelajaran di kelas secara langsung tanpa mengurangi kualitas materi pembelajaran dan target pencapaian dalam pembelajaran IPA.

Baca juga:   LKPD Mempermudah Belajar Materi Tekanan Hidrostatis

Dengan menggunakan media online tersebut, maka pembelajaran IPA yang biasa saja akan menjadi sesuatu yang luar biasa jika di kolaborasikan dengan kecanggihan teknologi secara tidak langsung kemampuan menggunakan serta mengakses teknologi semakin dikuasai oleh peserta didik maupun guru, sehingga pembelajaran IPA yang Asyik berbasis penggunaan teknologi informasi dalam menyelesaikan tugas pada peserta didik di SMP 5 Semarang Tahun Ajaran 2020/2021 semester ganjil kelas VII, juga dapat menimbulkan kreativitas dikalangan peserta didik SMP 5 Semarang Tahun Ajaran 2020/2021 semester ganjil kelas VII dalam mengembangkan pengetahuan yang telah mereka miliki, maka pembelajaran dapat berlangsung sesuai kurikulum 2013 yang kurang normal yaitu dengan KI dan KD yang disesuaikan dan disepakati bersama karena adanya pandemi Covid-19. (ips2/zal)

Guru IPA SMPN 5 Semarang

Author

Populer

Lainnya