Serunya Belajar Membaca dengan Kartu Huruf dan Video Pembelajaran

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEBERHASILAN pendidikkan perlu adanya usaha, kerja keras, dan kerja sama yang maksimal. Dengan adanya dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat serta negara, maka pendidikkan akan berhasil. Pendidikan sangat penting untuk perkembangan ke depan bagi bangsa Indonesia. Terutama pendidikan dasar, karena pada jenjang pendidikan dasar peserta didik akan dibentuk karakter untuk menjadi seperti apa di masa mendatang. Peran orangtua dan lingkungan menjadi salah satu penentu suatu keberhasilan belajar siswa. Kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan berhitung adalah modal utama yang harus dimiliki setiap siswa agar dapat mempelajari dan menguasai ilmu pengetahuan.

Pada Sekolah Dasar Negeri 01 Wonopringgo kelas 1, beberapa anak mengalami kesulitan dalam membaca dan menentukan huruf misal ‘i’, ‘l’ dan ‘n’, ‘m’. Terkait masalah itu mengacu dari pemikiran Wardani (ttg : 57) yg menyatakan jenis-jenis kesulitan dalam membaca yang salah satunya “tidak dapat membedakan bentuk huruf ‘b’, ‘h’, ‘k’ dan ‘d’, jika demikian maka anak tidak dapat membaca sesuai bunyinya”. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dibutuhkan alat peraga yang cocok. Salah satu alatnya adalah kartu huruf. Kartu huruf merupakan abjad-abjad yang dituliskan pada potongan-potongan suatu media, seperti karton, kertas, maupun balok kayu/triplek. Azhar arsyad (2005 : 119) dalam Tristanti (2004), mengungkapkan bahwa kartu huruf adalah kartu abjad yang berisi gambar, huruf, tanda simbol, yang meningkatkan atau menuntun anak yang berhubungan dengan simbol-simbol tersebut.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Menghafal Mufradat melalui Media Musik

Menurut mackey (Rofi’uddin, 2003 : 44) guru dapat menggunakan strategi permainan membaca misalnya cocokan kartu itu, ucapkan kata itu, temukan kata itu, kontes ucapan, temukan kalimat itu, baca, berbuat dan sebagainya. Menurut Hidayat dkk (1980), latihan melafalkan kartu huruf yang telah disusun, akan melatih siswa mengucapkan bunyi-bunyi bahasa sesuai dengan daerah akulturasinya. Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan kartu huruf siswa dituntut harus dapat mengingat dan membedakan setiap abjad maupun simbol. Dengan demikian kecerdasan dan daya ingat siswa akan semakin tinggi, hal ini dapat memudahkan siswa untuk menyerap berbagai ilmu pengetahuan.

Di tengah pandemi Covid-19, proses belajar mengajar pun jadi turut berubah. Pemberlakuan kebijakan physical distancing yang kemudian menjadi dasar pelaksanaan belajar dari rumah dengan pemanfaatan teknologi informasi, hal ini mengharuskan para guru untuk menggunakan model pembelajaran yang berbeda. Salah satu model pembelajaran yang bisa dipakai saat ini adalah dengan video pembelajaran. Video merupakan media audio visual yang menampilkan gerak (Sadiman, 2008:74). Menurut Gagne dan Briggs (1979), pembelajaran adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa, yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal. Dengan demikian, video pembelajaran adalah suatu media yang dirancang secara sistematis dengan berpedoman kepada kurikulum yang berlaku dan dalam pengembangannya mengaplikasikan prinsip-prinsip pembelajaran, sehingga model pembelajaran tersebut memungkinkan peserta didik mencermati materi pelajaran secara lebih mudah dan menarik.

Baca juga:   Belajar Volume Gabungan Bangun Ruang dengan Media Pembelajaran

Tujuan video pembelajaran adalah agar siswa tidak merasa bosan dan jenuh ketika belajar, karena pada dasarnya siswa lebih paham ketika diberi penjelasan oleh guru, daripada siswa membaca buku sendiri. (bp1/zal)

Guru SDN 01 Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya