Praktisnya Menghitung FPB dan KPK

spot_img

RADARSEMARANG.ID, HAMPIR semua pelajaran memiliki metode pembelajaran dengan hapalan, contohnya Agama, IPA, IPS, atau Bahasa Jawa dan lainnya. Lain halnya dengan matematika. Meskipun kamu sudah hapal rumus-rumusnya di luar kepala, belum tentu penerapannya berjalan mulus. Setiap hari kamu mungkin sudah latihan menggunakan berbagai jenis rumus, namun ketika ujian tiba, kamu nggak bakal menemui soal yang sama. Rumus boleh sama, tapi soalnya beda. Itulah matematika. Matematika itu bukan pengetahuan menyendiri yang dapat sempurna karena dirinya sendiri, tetapi adanya metematika itu terutama untuk membantu manusia dalam memahami dan menguasai permasakahan sosial, ekonomi, dan alam (Kline: 1973).

Bagi anak-anak yang masih berusia dini, berhasil menorehkan prestasi memiliki kebahagiaan tersendiri. Mereka belum terbiasa dengan kegagalan. Ketika gagal, mereka akan gampang menyerah dan nggak akan mau mencoba lagi. Sama halnya ketika mereka belajar matematika. Mereka akan kehilangan minat terhadap pelajaran ini ketika salah dalam menjawab soal. Oleh karenanya, sangat penting untuk memahami bahwa matematika bukan sekadar soal hitung-hitungan, tapi uji mental agar tidak gampang putus asa.

Baca juga:   Guru BK dalam Transformasi Pendidikan di Era Digital

Problema yang dihadapi siswa kelas IV (Empat) pada SDN 03 Rogoselo Kecamatan Doro pada KD Menentukan FPB dan KPK dari suatu bilangan adalah belum pahamnya siswa dalam mencari atau menghitung faktor atau kelipatan. Adapun siswa yang sudah jelas materi FPB dan KPK cara mencari masih model lama sehingga menghabiskan waktu dalam menyelesaikan soal. Jadi penulis menerapkan suatu metode yang praktis yaitu dengan metode “Tabel”.

Langkah-langkahnya sebagai berikut : Pertama, membuat table terlebih dahulu sesuaikn dengan kebutuhan angka pada soal. Kedua, Kemudian kolom pertama kita menuliskan hasil bagi salah satu angka lalu dan kolom kedua kita cari angka satunya (karena yang tersedia dua angka saja). Ketiga, Sedangkan kolom paling kiri kita tuliskan bilangan-bilangan prima yang bisa membagi dengan prima antara kedua bilangan tersebut. Keempat, Kita mulai pada baris pertama kita akan mencari bilangan prima terkecil yang bisa membagi antar bilangan keduanya. Kelima, Kita coba angka 2, ternyata bilangan 2 bisa membagi angka salah satunya begitu juga angka yang satunya bisa dibagi 2, jadi kedua bilangan tersebut bisa dibagi 2 dan kita tulis dikolom pertama dan kolom kedua. Keenam, Kita coba angka 3 bilangan prima setelah 2 dan ternyata angka 3 tidak bisa membagi salah satu dari kedua bilangan yang telah ditentukan. Kemudian begitu setrusnya sampai hasil akhir 1 tidak bisa dibagi lagi. Ketujuh, Menentukan FPB dan KPK, yaitu kita melihat angka di kolom yang paling kiri kemudian angka-angka tersebut dikalikan.

Baca juga:   Pembelajaran Kontekstual Meningkatkan Hasil Belajar Matematika

Penerapan metode Tabel dapat menuntun siswa dalam penghitungan cepat dan mudah dalam menetukan FPB dan KPK, Begitu juga dalam menyelesaian permasalahan soal cerita yang dulu dianggap soal mengerikan kini tanpa harus berpikir keras masalah mudah diselesaikan. Terkikis pula pandangan siswa bahwa matematika adalah mata pelajaran yang mengerikan. (bp1/zal)

Guru SDN 03 Rogoselo, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya