Tingkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA dengan Demonstrasi

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran di kelas merupakan salah satu tugas pokok guru yang harus dilaksanakan kepada peserta didiknya. Pembelajaran yang dilakukan oleh guru diharapkan mampu memberikan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik, sehingga akan mudah dipahami dan memberikan hasil yang memuaskan.

Oleh karena itu, guru harus melakukan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Guru harus mampu melakukan inovasi dan variasi model atau metode pembelajaran yang tepat dengan memperhatikan materi yang akan disampaikan kepada peserta didik. Dengan begitu, hasil pembelajaran yang dicapai akan mendapatkan hasil yang baik.

Selama ini guru hanya menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi pembelajaran, sehingga peserta didik merasa bosan dan tidak tertarik dengan materi yang disampaikan. Bahkan banyak peserta didik yang bermain sendiri, melamun, bercerita dengan teman sebangku, dan mencoret-coret buku tulisnya.

Selain itu ada yang mengantuk, bermain kertas, dan sering izin ke kamar mandi. Dengan seperti ini membawa dampak pada hasil belajar yang kurang memuaskan, banyak peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah KKM. Hal inilah yang mendorong saya untuk memilih metode demonstrasi agar materi yang disampaikan lebih menarik. Dengan demonstrasi ini, penulis berharap dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu peserta didik lebih aktif mengikuti pembelajaran dan ada kerja sama antarmereka. Peserta didik juga lebih antusias di dalam pembelajaran.

Baca juga:   Quiz Team Gairahkan Motivasi Siswa Belajar Pembiakan Tanaman

Metode demonstrasi merupakan cara untuk menunjukkan dan menjelaskan cara-cara mengerjakan sesuatu. Metode ini juga bermanfaat untuk memberikan gambaraan dalam menjelaskan suatu peristiwa kepada anak. Dengan metode ini, guru dapat meningkatkan pemahaman peserta didik melalui penglihatan dan pendengaran.

Guru memberikan contoh langkah-langkah dalam mengerjakan sesuatu, peserta didik diminta memperhatikan dan mendengarkan dengan baik semua penjelasan guru sehingga mereka lebih memahami cara atau langkah-langkah mengerjakan sesuatu.

Selanjutnya peserta didik dapat melakukan langkah-langkah atau meniru cara yang dilakukan guru. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok kecil agar bisa mempraktikkan secara langsung. Tiap kelompok ditunjuk salah satu sebagai ketua kelompok. Setelah itu mereka melakukan cara atau langkah-langkah yang sudah dicontohkan guru sebelumnya.

Guru mengarahkan dan membimbing tiap kelompok agar bisa melaksanakan tugasnya sesuai dengan cara atau langkah-langkah dengan benar. Peserta didik dapat menanyakan hal-hal yang kurang jelas kepada guru.

Metode demonstrasi ini dapat meningkatkan daya pikir anak terutama dalam kemampuan mengenal, mengingat dan berpikir, baik kritis maupun kreatif (Dwi Yulianti 2012:38).
Metode demonstrasi adalah suatu metode mengajar yang dilakukan dengan menggunakan alat peraga dan disertai dengan teorinya untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan berlangsungnya suatu proses kepada peserta didik.

Baca juga:   Asyiknya Belajar IPA dengan Pembelajaran Inkuiri

Dengan demikian metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas VI SDN 03 Legokkalong Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. (ips2/lis)

Guru SDN 03 Legokkalong, Kec. Karanganyar, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya