PJJ Menyenangkan dengan Memanfaatkan Internet secara Bijak

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SISTEM pembelajaran dilaksanakan melalui perangkat personal komputer atau laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet. Guru dapat melaksanakan pembelajaran bersama di waktu yang bersamaan dengan menggunakan grup di media sosial yang saat ini sangat banyak jenisnya seperti whatsapp (WA), telegram, instagram, aplikasi zoom ataupun dengan google classroom dan media pembelajaran yang lain. Guru dapat mengambil salah satu media yang sesuai dengan kondisi peserta didik dengan mempertimbangkan banyak hal, salah satunya kondisi orang tua.

Pilihan aplikasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui daring ini tidak bisa begitu saja dipakai. Akan tetapi harus mempertimbangkan dengan menyesuaikan kebutuhan guru peserta didik serta kesesuaian terhadap materi. Untuk peserta didik di kelas 1 SDN Purwoyoso 03 guru mengharapkan dalam kelas bahasa peserta didik dapat membaca lebih lancar, mengenal dan menulis suku kata, kalimat dan paragraf. Untuk usia kelas 1 SD sangat senang mengerjakan tugas-tugasnya akan tetapi mereka tidak terlalu senang untuk menyelesaikan. Oleh karena itu, pada PJJ ini guru mengajak peserta didik aktif dengan bantuan dan kerja sama orang tua.

Baca juga:   PJJ PPKn melalui Google Classroom Jauh Lebih Mudah

Langkah yang dilakukan guru dalam penyampaian materi pembelajaran agar sampai di tangan peserta didik dapat dilakukan melalui beberapa cara yaitu, 1) model portofolio yaitu orang tua secara berkala setiap hari Senin datang ke seolah untuk mengambil tugas yang harus dikerjakan di rumah peserta didik masing-masing dalam satu minggu. Saat orang tua mengambil tugas portofolio tersebut, orang tua juga mengumpulkan tugas yang sudah diselesai dikerjakan peserta didik di minggu lalu. Dengan begitu, guru dapat mengoreksi hasil pekerjaan siswa dengan memberikan catatan tiap–tiap tugas yang diberikan. Dengan begitu, saat tugas dikembalikan lagi, baik guru maupun orang tua dapat mengetahui letak kesalahan dengan diberikan pembetulan langkah-langkahnya oleh guru kelas. 2) Model video call. Dalam model pembelajaran melalui video call ini dilakukan oleh guru kelas secara bergilir kepada peserta didik kelas asuhnya dengan tujuan memantau materi kelancaran membaca untuk peserta didik kelas 1 yang masih belum lancar. Walaupun hanya satu alinea melalui aplikasi whatsapp, guru memberikan jadwal tatap muka melalui video call dengan pemikiran 90 persen orang tua menggunakan aplikasi whatsapp di grup kelas. Setiap peserta didik telah diberikan jadwal yang di-share lewat grup kelas sebelumnya sesuai kesepakatan materi yang harus dibaca peserta didik saat video call dan diakhiri tanya jawab hambatan yang dialami dapat dipertanyakan lewat whatsapp. 3) Memberikan tugas keterampilan dengan merekam saat peserta didik sedang melakukan pekerjaan dan mengirim foto lewat grup whatsapp. Keterampilan ini dapat berupa awal memperkenalkan diri siswa dan keluarga maupun tugas merekam hafalan surat pendek dan menyanyikan lagu.

Baca juga:   Pembelajaran Karakter Musik Tuntamu

Harapan guru kelas dengan menerapkan beberapa langkah dalam metode pembelajaran di masa Covid-19 ini bertujuan materi pembelajaran dapat tersampaikan. Walaupun tidak dapat sesuai dengan capaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), paling tidak mengajarkan anak untuk belajar berproses, berlatih keterampilan berpikir, komunikatif dan kolaborasi dengan orang tua. Selama belajar dari rumah, orang tua sangat memegang peranan yang sangat besar dalam memantau kegiatan belajar mengajar peserta didik. (ips1/ida)

Guru SDN Purwoyoso 03 Semarang

Author

Populer

Lainnya