Hafal Ayat Cepat Strategi MH2T Hebat

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Setiap individu memiliki perbedaan dalam kemampuan membaca, menghafal dan mengingat ayat Alquran. Tetapi tiap individu dapat meningkatkan kemampuan menghafalkan dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang lebih baik serta memperhatikan metode yang tepat agar cepat menghafal ayat Alquran ataupun hadis.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan dalam menghafal ayat Alquran dan hadis sangat kompleks. Putra dan Issetyadi, (2010:16) mengungkapkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas menghafal berasal dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal antara lain, kondisi emosi, keyakinan (belief), kebiasaan (habit), dan cara memproses stimulus. Sedangkan faktor eksternal dijelaskan antara lain, lingkungan belajar, dan nutrisi tubuh.

Permasalahan tentang sulitnya menghafalkan ayat Alquran dan hadis juga muncul pada siswa di sekolah ketika mempelajari materi yang terkait dengan ayat Alquran ataupun hadis. Siswa merasakan kesusahan untuk dapat menghafalkan ayat-ayat Alquran dan hadis yang melekat pada pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti

Strategi inovatif yang memudahkan siswa dalam membaca, mempelajari, memahami dan menghafalkan tanpa meninggalkan pembelajaran yang aktif dan menarik dirasa sangat perlu dimunculkan sebagai bagian dari peningkatan hasil pembelajaran. Strategi MH2T (Modifikasi, Hafal, Hapus dan Tahap) yang digagas oleh Kunti Suraya Husniyati (2016) mencoba memberikan solusi mengatasi permasalahan menghafal siswa dalam materi Alquran ataupun hadis. Strategi ini merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk memandu siswa dalam menghafalkan ayat-ayat Alquran dan hadis secara mudah dan cepat.

Baca juga:   Metode Card Shot Tingkatkan Pemahaman Kisah Keteladanan Nabi Musa a.s

Kunti Suraya H. (2016) membeberkan langkah-langkahnya, yaitu di awal guru menyiapkan bahan ajar yang akan dipelajari, kemudian guru memberikan pengenalan topik yang akan dibahas dengan metode brainstorming yang bertujuan untuk pemahaman materi. Langkah selanjutnya siswa menuangkan arti ayat/hadis dalam kertas dalam bentuk gambar, lalu guru menuliskan ayat Alquran atau hadis di papan tulis dengan tulisan jelas, dan berjauhan antar kata. Guru memberikan contoh bacaan dengan pemenggalan per kata dengan ditirukan siswa, Salah satu siswa yang paling mampu membaca Alquran menjadi guru model didepan untuk membimbing siswa yang lain. Siswa membaca tiap kata secara berulang-ulang, guru model menghapusnya pelan-pelan. Pada langkah ini, setiap bertambahnya kata yang dihafalkan siswa, guru memberikan potongan kertas yang berwarna-warni yang bertuliskan satu kata untuk setiap siswa, kemudian siswa mencari pasangan untuk membentuk satu ayat, sehingga berbentuk pula satu kelompok.

Tugas beriktunya setiap siswa menempelkan potongan kertasnya di atas kertas plano pada kelompok masing-masing untuk kemudian setiap kelompok mempresentasikan hasil dengan membacakan ayatnya. Tidak sampai di situ, guru di langkah ini membagikan beberapa kartu untuk tiap kelompok dan siswa dalam kelompok berdiskusi mengurutkan ayat dan menempelkan di kertas plano yang telah dibagikan.

Baca juga:   Mengukur Kejujuran dengan Jurnal Amaliyah Ramadan di Era Spiritual Distancing

Penulis selaku guru PAI dan BP SMP N 3 Doro ikut mempercayakan penyampaian materi Alquran dan hadis tentang pentingnya menuntut ilmu pada semester 1 menggunakan strategi MH2T. Hasilnya, siswa selain merasakan proses pembelajaran yang menggembirakan dan semangat, siswa juga dapat menghafalkan ayat-ayat dan hadis dalam materi tersebut secara cepat. (bp1/ton)

Guru SMP Negeri 3 Doro Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya