Keterampilan Menulis Karangan melalui Metode Image Streaming

Oleh : Sri Sunarti S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, HAKIKATNYA fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia diarahkan agar siswa terampil berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan. Pembelajaran bahasa selain untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, juga untuk meningkatkan kemampuan berpikir, mengungkapkan gagasan, perasaan, pendapat, persetujuan, keinginan, penyampaian informasi tentang suatu peristiwa dan kemampuan memperluas wawasan.

Bahasa sebagai alat komunikasi manusia, berupa lambang atau tanda dan selalu mengandung pemikiran dan perasaan. Di dalam komunikasi, manusia menyampaikan pemikiran atau perasaan kepada pihak lain. Dari proses komunikasi ini, kita melihat adanya empat keterampilan yang berbeda yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis.

Di antara keempat keterampilan tersebut, yang dianggap paling membutuhkan penguasaan keterampilan paling tinggi adalah keterampilan berbahasa dalam bidang menulis. Keterampilan menulis dibutuhkan banyak aspek, antara lain penguasaan kosakata sebagai faktor intrinsik yang mendukung keterampilan menulis.

Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung. Bahwa menulis adalah suatu kegiatan yang aktif dan produktif serta memerlukan cara berpikir yang teratur yang diungkapkan dalam bahasa tulis.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Operasi Hitung Bilangan Bulat dengan Kerikil

Akan tetapi faktanya di lapangan banyak siswa yang masih kesulitan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Khususnya keterampilan menulis karangan. Pada umumnya, siswa merasa kesulitan untuk dapat menuliskan ide-ide mereka dalam bentuk tulisan. Mereka merasa bingung apa yang harus mereka tulis dari satu kalimat kekalimat lain agar menjadi sebuah paragraf dan membentuk sebuah karangan.
Untuk itu, diperlukan alternatif untuk mengembangkan keterampilan menulis siswa. Karena pada umumnya dalam pembelajaran menulis karangan di sekolah pembelajaran masih berpusat pada guru tanpa ada keaktifan siswa.

Guru hanya mengajarkan bagaimana cara menulis dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar. Selain itu, metode yang digunakan guru dalam proses pembelajaran juga masih menggunakan metode konvensional.

Mereka mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat dan kurang menguasai tata bahasa. Kesulitan-kesulitan tersebut menyebabkan mereka tidak mampu menyampaikan pikiran dan gagasan dengan baik sehingga siswa menjadi enggan untuk menulis.

Untuk itulah perlunya adanya penggunaan metode pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Salah satunya adalah dengan metode Image Streaming (mengalirkan bayangan). Dengan metode ini, diharapan keterampilan menulis siswa bisa menjadi lebih baik.

Baca juga:   Belajar Kegiatan Ekonomi melalui Tugas Proyek

Metode Image Streaming adalah suatu metode yang mengajak siswa untuk berimajinasi mengenai sesuatu yang ada dalam bayangan mereka, lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan. Wenger (2004:303), metode Image Streaming adalah kegiatan membiarkan bayang-bayang hadir dan muncul di hadapan mata pikiran anda, tetapi tidak memutuskan secara sadar isi bayangan tersebut.

Dalam metode Imange Streaming, seseorang bebas mengungkapkan apapun yang terlintas dalam bayangan dan imajinasinya. Tanpa ada suatu aturan baku dalam berimajinasi. Kelebihan dari metode Image Streaming yaitu memusatkan konsentrasi siswa, merangsang siswa untuk melatih daya ingat dan mengembangkannya berdasarkan pengalaman atau pengetahuannya. Guru dapat menguasai kelas, mempertajam pancaindra siswa, melatih siswa belajar mandiri, merangsang kreativitas untuk berpikir cepat dan objektif dalam memecahkan masalah. Oleh sebab itu, penggunaan metode Image Streaming diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa dapat meningkat. (bp3/ida)

Guru SDN Ngalian, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya