Video Kartun Mudahkan Siswa Menghafal Surat-Surat Pendek

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan seyogyanya dilaksanakan dengan memberi kesempatan kepada siswa untuk mengalami berbagai hal. Oleh karena itu, guru harus menciptakan suasana belajar mengajar yang kondusif untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan siswa sesuai dengan standar tahapannya. Seperti membiasakan siswa untuk menghafal surat-surat pendek. Bukan hal yang mudah bagi siswa untuk melakukannya, sehingga diperlukan model dan media yang tepat dan dapat berpengaruh pada keberhasilan pencapaian hasil dari pembelajaran yang diharapkan.

Media pembelajaran adalah suatu alat bantu yang digunakan oleh guru agar kegiatan belajar berlangsung secara efektif. Menurut Sadiman (2006: 7) media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.

Meskipun di era pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, materi untuk menghafal surat-surat pendek harus tetap diajarkan kepada siswa. Salah satu tujuannya adalah untuk mengetahui ilmu-ilmu yang terkandung di dalamnya. Berbagai upaya telah dilakukan oleh guru untuk mengajarkan Alquran, dimulai dengan membaca Alquran sesuai ketentuan ilmu tajwid, dan melatih kecepatan anak-anak dalam membaca Alquran.

Baca juga:   Senangnya Belajar Tata Cara Salat dan Bacaannya dengan Metode Problem Solving Learning

Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara daring, sebagai akibat dari adanya Covid-19 memang masih memiliki hambatan. Sinyal yang sulit, kuota yang terbatas, menjadi hambatan yang sering terjadi. Akan tetapi kolabarasi dengan orang tua yang terjalin sangat baik akan sangat membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran yang interaktif. Temuan di SD Negeri 1 Montongsari Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, pada siswa kelas tiga, tempat peneliti bertugas sebagai guru, menunjukkan adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Hasil belajar tentang hafalan surat-surat pendek yaitu surat an-Nasr masih sangat rendah. Hal dibuktikan dari masih banyaknya siswa yang belum melaporkan hasil rekaman yang harus dikirim melalui WhatsApp group. Siswa mengalami kesulitan untuk belajar, sehingga siswa tidak bersemangat untuk menghafal.

Untuk menyikapi masalah tersebut, guru terus berusaha mengembangkan potensi dan kemampuannya dalam proses pembelajaran dengan tidak memberatkan siswa.

Guru berinisiatif untuk menggunakan media video kartun hafalan surat-surat pendek yang apilkasinya mudah untuk dibuka. Langkah-langkahnya sangat mudah yaitu siswa membuka apilkasi yang sudah dikirim melalui WhatsApp group dengan dibantu orang tua. Video tersebut harus diputar berulangkali. Dengan demikian, meskipun guru tidak menuntut menghafal secara cepat, tetapi sedikit demi sedikit mereka akan terbiasa mendengar dan bisa menghafal dengan baik.

Baca juga:   Metode Pembelajaran Al-Qur’an bagi Siswa SD

Selain itu, orang tua juga dapat memanfaatkan waktunya untuk belajar besama anak-anaknya. Pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan karena siswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran.

Melalui media video kartun hafalan surat-surat pendek, ternyata dapat memudahkan dan meningkatkan kemampuan siswa untuk membaca dan menghafal, dalam waktu yang relatif singkat dan tepat. Sehingga hampir semua siswa mengirimkan rekaman hafalannya melalui WhatsApp group untuk dilakukan penilaian. Hanya terdapat dua siswa saja yang belum mengirimkannya.
Media video kartun juga dapat digunakan untuk menerapkan materi pembelajaran yang lain. Selain menginspirasi, melalui media tersebut siswa juga dapat belajar sambil bermain dengan menyenangkan. (bp2/lis)

Guru PAI SD Negeri 1 Montongsari, Kec. Weleri, Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya