25.8 C
Semarang
Kamis, 22 April 2021

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

spot_img
spot_img

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain saja, yakni Bruno Casimir dan Irfan Afghoni, ternyata pada sesi latihan di Lapangan Mayang, Sukoharjo, Jumat sore bertambah jadi 10 orang.

Delapan pemain selain Bruno dan Irfan yang mulai bergabung dengan tim dan berlatih bersama adalah Wildan Achyar, Iman Budi, Anis Mujiono, M. Shulton, Gufron Al Maruf, Jujan Setyo. Itu belum termasuk dua pemain magang, yakni Eko dan Rafli. Kiper Ali Budi Rahardjo sendiri dijadwalkan datang dengan tim Jumat malam. Beberapa pemain dijadwalkan akan datang pada Sabtu (26/9) atau Minggu (27/9).

“Ali rencana nanti malam (25/9) akan datang, kalau besok (26/9) kabarnya Okky Derry dan beberapa pemain lainnya. Senin rencana pemain dari Jakarta (Syahroni dan Rishadi Fauzi) akan datang. Kalau pemain dari Papua (Marko kabiay, Enggelbert Sani, dan Yan Pieter Nasadit) masih nunggu tiket,” terang Head Coach Persis Salahudin.

Selain coach Salahudin, asisten pelatih Choirul Huda juga sudah merapat ke tim dan memimpin sesi latihan. Tim kepelatihan yang belum datang adalah Kahudi Wahyu (asisten pelatih) dan Dani Suryadi (asisten pelatih bagian statistik dan analisis).

Di lain sisi, ternyata pemain lokal eks-Karesidenan Surakarta baru Jujan dan Irfan yang sudah merapat. Beberapa pemain seperti M. Isa (Sukoharjo), dan dua pemain asal Klaten, yakni Tri Handoko, dan Andre Putra (Klaten).

“Ambon masih izin mengurus kerjaannya di Semarang, rencana dia datang Senin. Kalau Isa sudah minta izin ke saya belum bisa gabung latihan karena di depan rumahnya ada saudaranya nikahan. Jadi dia masih ngurus acara keluarga ini dulu. Rencana merapat ke hotel besok malam (26/9) atau minggu pagi (27/9),” ucap Manajer Persis Hari Purnomo.

Di lain sisi, Iman Budi sendiri ikut senang bisa kembali ke tim. “Kemarin (24/9) sore dihubungi (untuk bergabung ke Solo), malamnya langsung berangkat. Mumpung ada waktu persiapan, harus bisa langsung kita kejar ketertinggalan di tim. Harapan saya tim bisa segera komplet,” ujarnya.

Eks gelandang Persela Lamongan dan Arema FC tersebut optimistis tiga pekan waktu tersisa sebelum kompetisi dimulai, semua bisa dimaksimalkan dengan baik

“Tim lain banyak yang persiapan sudah dari lebih dari satu bulan yang lalu, kami tentu kalah start. Tapi banyak yang latihannya hanya sekali dalam sehari. Mumpung kita sudah kumpul, harus dikebut. Jadi latihannya pagi sore, dan bebannya lebih ekstra. Kalau yang lain 100 persen, kami harus 500 persen,” ujarnya.

Pemain asal Malang lainnya, Gurfoni ternyata siap kembali fokus untuk tim jelang kickoff Liga 2 yang akan mulai 17 Oktober mendatang. “Saya jelas kangen dengan teman-teman lainnya, untuk bisa main bersama-sama. Ingin sekali kumpul lagi seperti dulu apalagi kemarin, terkendala karena pandemi. Semua yang lain bisa segera merapat ke Solo,” tuturnya. (nik/rs/ap)

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here