Modeling The Way, Pembelajaran jadi Asyik dan Ceria

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MATA Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti haruslah dapat merubah karakter siswa menjadi lebih religious taat menjalankan agamanya dengan penuh rasa bangga. Dalam Mata pelajaran ini di SD Negeri Boja 02 kelas dua ,yang sudah memakai kurikulum 2013, pelajaran ke enam adalah materi Ayo Berwudhu. Wudhu adalah kegiatan bersuci dari hadas kecil yang merupakan salah satu dari syarat- syarat sah salat. Umat Islam melakukan wudhu dengan air.

Menurut Wijaya (2004: 12) “metode Modeling the Way merupakan suatu metode pembelajaran yang membantu siswa untuk mencari jawaban dengan usaha sendiri berdasarkan fakta/ data yang benar”. Penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekadar tiruan. Sebagai metode penyajian, modeling the way tidak terlepas dari penjelasan secara lisan oleh guru.

Peran guru yang aktif serta model pembelajaran yang tepat sangat memudahkan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam materi ini penulis menggunakan metode Modeling The Way untuk mencapai tujuan pembelajarannya. Dan ternyata dalam mengikuti materi pembelajaran Ayo Berwudu siswa sangat antusias. Materi yang biasanya mereka terima dengan cara mendengarkan ceramah dari guru, kali ini mereka mendemonstrasikannya sendiri. Metode Modeling The Way sebagai metode pengajaran adalah suatu metode pengajaran yang dilaksanakan dengan cara guru memberikan skenario suatu sub bahasan untuk didemonstrasikan siswa di depan kelas, sehingga menghasilkan ketangkasan dengan keterampilan atau skill dan profesionalisme

Baca juga:   Tingkatkan Aktivitas melalui Model Pembelajaran Picture and Picture

Ada sebuah pendapat, metode Modeling The Way merupakan metamorfosa dari metode sosiodrama. Yakni sebuah metode dengan cara mendramatisasikan suatu tindakan atau tingkah laku dalam hubungan sosial. Dengan kata lain guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan atau peran tertentu sebagaimana yang ada dalam kehidupan masyarakat (sosial). Hendaknya siswa diberi kesempatan untuk berinisiatif serta diberi bimbingan atau lainnya agar lebih berhasil. Strategi ini akan sangat baik digunakan untuk mengajarkan pelajaran yang menuntut keterampilan wudu
Langkah-langkah yang dipakai adalah sebagai berikut: Pertama, setelah pembelajaran suatu topik tertentu, identifikasi berupa situasi umum dimana siswa dituntut untuk menggunakan keterampilan yang baru dibahas. Kedua, bagi kelas kedalam beberapa kelompok menurut jumlah siswa yang diperlukan untuk mendemostrasikan skenario. Ketiga, beri waktu 10-15 menit untuk menciptakan skenario.Keempat, beri waktu 5-10 menit untuk berlatih.Kelima, secara bergiliran tiap kelompok mendemonstrasikan skenario masing-masing. Beri kesempatan untuk memberikan feed back pada setiap demonstrasi yang dilakukan.

Modeling The Way memberi kesempatan kepada siswa untuk mempraktekkan keterampilan spesifiknya di depan kelas melalui demonstrasi. Siswa diberi waktu untuk menciptakan skenario sendiri dan menentukan bagaimana mereka mengilustrasikan keterampilan dan teknik yang baru saja dijelaskan. Strategi ini akan sangat baik jika digunakan untuk mengajarkan pelajaran yang menuntut keterampilan tertentu. Dalam hal ini siswa akan belajar tentang wudhu secara benar

Baca juga:   Metode Demonstrasi Berbantuan LK Tingkatkan Pemahaman Materi Pemuaian Zat Padat

Kini kegiatan belajar mengajar di kelas dua pada materi Ayo Berwudhu menjadi semakin menyenangkan, asyik dan ceria dengan Metode Modeling The Way. Di akhir pembelajaran guru mendapatkan siswa mampu berwudhu dengan benar. (pai1/zal)

Guru SDN Boja 02 Tersono Batang

Author

Populer

Lainnya