Permudah Pembelajaran Dinamika Persatuan dan Kesatuan Bangsa dengan Jigsaw

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dalam proses pembelajaran diharuskan ada interaksi antara guru dan peserta didik. Peran guru dalam proses pembelajaran harus mampu menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga diharapkan mampu memberi kemudahan peserta didik untuk menguasai materi yang sedang dipelajari.

Dalam proses pembelajaran terutama di kelas XII semester genap pada kompetensi dasar terakhir yaitu tentang Mengevaluasi dinamika persatuan dan kesatuan bangsa sebagai upaya menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, guru kelas XII harus berusaha untuk menyampaikan materi seefektif dan seefesien mungkin karena materi tersebut sangat luas. Waktu proses pembelajaran pada semester genap akhir tahun pembelajaran sangat terbatas karena berbagai kegiatan di kelas XII di akhir semester yang cukup padat.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut penulis menerapkan model pembelajaran Jigsaw di kelas XII, SMA Negeri 1 Jatibarang dengan harapan agar peserta didik mampu menanamkan dan membangun pengetahuannya serta menguasai materi yang sangat luas dengan efektif dan efisien. Harapan tersebut dapat tercapai apabila peserta didik mampu berperan aktif dalam pembelajaran sehingga mempermudah penguasaan materi sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Baca juga:   Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Lengkung Asyik dengan Lesson Study

Model Pembelajaran Jigsaw diperkenalkan oleh Areson, Blaney, Stephen, Sikes, dan Snap pada tahun1978. Pada model ini siswa lebih berperan dalam pembelajaran. Berikut ini langkah-langkahnya: a) Siswa dikelompokkan ke dalam 4 anggota tim. b) Tiap orang dalam tim di beri materi yang berbeda. c) Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan. d) Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/subbab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan subbab mereka. e) Setelah diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang subbab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh. f) Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi. g) Guru memberi evaluasi. h) Penutup. (Zainal Aqib, 2013:21).

Dalam Proses pembelajaran untuk pertemuan pertama membahas tema materi 1-4 masing-masing anggota kelompok mendapat satu materi yang berbeda secara teknis pembagian tema materi dengan cara diundi agar berkeadilan. Masing-masing anggota mempelajari tema materi yang menjadi tanggung jawabnya supaya lebih menguasai sehingga bisa mengajar ke teman satu kelompoknya dan nantinya mampu mempresentasikan dan untuk tema materi 5-8 dipelajari pada pertemuan berikutnya. Sebelum ditutup pembelajaran, guru mengadakan evaluasi untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam memahami dan menguasai materi yang telah dipelajari.

Baca juga:   Model Discovery Learning Tingkatkan Keaktifan Belajar PPKn

Dengan model pembelajaran Jigsaw penulis dapat melihat peserta didik yang berusaha menguasai materi yang menjadi tanggung jawabnya dan setiap anak dituntut untuk berbicara sehingga dapat melatih ketrampilan peserta didik dalam berkomunikasi menyampaikan informasi yang tepat kepada orang lain. Dalam pelaksanaannya untuk bukti fisik di akhir pembelajaran guru memberikan tugas untuk membuat makalah sesuai dengan kelompok tim ahli sehingga harapannya peserta didik mampu memperdalam pengetahuannya. (fbs1/ton)

Guru PPKn SMA Negeri 1 Jatibarang Kabupaten Brebes

Author

Populer

Lainnya