Youtube sebagai Media Pembelajaran Jarak jauh (PJJ)

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan keputusan nomor: 36962/ MPK.a/HK/2020 tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) tertanggal 17 Maret 2020. Setiap instansi Sekolah sampai sekarang masih melakukan pembelajaran dengan sistem jarak jauh. Salah satu media pembelajaran yang gunakan di SMA N I Ulujami kelas XI MIPA dengan mengunakan Youtube.

Untuk memanfaatkan youtube sebagai media pembelajaran, seorang guru harus mengetahui secara detail tentang membuat account di youtube; cara mengupload video pembelajaran di youtube sehingga dapat diakses oleh siswa atau siapapun; search atau mencari video pembelajaran di youtube untuk menambah pengetahuan siswa ataupun guru; mendownload video pembelajaran di youtube, baik itu tanpa software maupun dengan software; menjalankan (memutar) video pembelajaran dari youtube, baik secara online maupun offline setelah video tersebut didownload; menggunakan video pembelajaran agar terintegrasi dengan powerpoint untuk digunakan presentasi di kelas. Sebagai wadah pembelajaran online dari youtube yang sudah di buat kita bisa share dengan menggunakan WA atau google classroom.

Baca juga:   Solusi Jitu PJJ dengan Kooperatife Tipe STAD

Media pembelajaran jarak jauh (PJJ) materi Program Linear kelas XI SMA N I Ulujami yang sudah saya buat dalam bentuk youtube. Dari youtube ini siswa lebih tertarik untuk belajar dan lebih mudah untuk memahaminya. Hal tersebut sejalan dengan apa yang diungkapkan oleh Edgar Dale, menonton youtube itu lebih baik dibandingkan dengan hanya membaca atau mendengarkan saja. Selain itu, youtube juga bisa dimanfaatkan untuk hampir semua topik, model -model pembelajaran, dan setiap ranah: kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Pada ranah kognitif, siswa dapat mengobservasi rekreasi dramatis dari kejadian sejarah masa lalu dan rekaman aktual dari peristiwa terkini, karena unsur warna, suara dan gerak di sini mampu membuat karakter berasa lebih hidup. Selain itu dengan melihat youtube, setelah atau sebelum membaca, dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap materi ajar. Pada ranah afektif, youtube dapat memperkuat siswa dalam merasakan unsur emosi dan penyikapan dari pembelajaran yang efektif. Pada ranah psikomotorik, youtube memiliki keunggulan dalam memperlihatkan bagaimana sesuatu bekerja, video pembelajaran yang merekam kegiatan motorik/gerak dapat memberikan kesempatan pada siswa untuk mengamati dan mengevaluasi kembali kegiatan tersebut. Sebagai bahan ajar non cetak, youtube kaya akan informasi untuk diinformasikan dalam proses pembelajaran karena pembelajaran dapat sampai ke peserta didik secara langsung. Selain itu, youtube menambah dimensi baru dalam pembelajaran, peserta didik tidak hanya melihat gambar dari bahan ajar cetak dan suara dari program audio, tetapi di dalam youtube, peserta didik bisa memperoleh keduanya, yaitu gambar bergerak beserta suara yang menyertainya.

Baca juga:   Fenomena Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19

Pemanfaatan youtube dapat merangsang kreatifitas, minat dan motivasi guru. Selain itu melalui youtube, penyusunan bahan ajar, pemilihan materi, cara penyampaian guru mengalami kemajuan, yang awalnya hanya mencontoh dan menjiplak dari youtube menjadi materi, sekarang sudah buat chanel sendiri dengan bahan baru yang penuh ide dengan gaya mereka masing-masing. (pai1/ton)

Guru SMA Negeri 1 Ulujami

Author

Populer

Lainnya