Membuat Video Berolahraga untuk Pembelajaran Penjaskes saat Pandemi

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DALAM proses pembelajaran pendidikan jasamani, peranan guru sangat besar dalam pencapaian keberhasilan dalam proses belajar mengajar pendidikan jasmani. Pendidik tidak hanya mampu mendidik, tetapi dituntut mampu sebagai fasilitator dan motifator. Seorang pendidik dituntut mampu memenuhi kebutuhan setiap anak dimana karakteristik fisik, mental, sosialnya berbeda antara anak satu dengan yang lainnya.

Pembelajaran pendidikan jasmani memberikan kesempatan kepada siswa terlibat langsung dalam aneka pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, bermain, berolahraga secara sistematis. Pendidikan jasmani dilakukan dengan aktifitas jasmani yang pada umumnya dilakukan dengan tempo yang cukup tinggi dan terutama gerakan-gerakan besar ketangkasan dan keterampilan, yang tidak perlu terlalu cepat, terlalu halus dan sempurna atau berkualitas tinggi, agar diperoleh manfaat bagi anak-anak didik (Abdulkadir Ateng, 1992:1).

Dalam pembelajaran pendidikan jasmani guru perlu mengetahui bagaimana sebenarnya pembelajaran itu terjadi dan dituntut untuk mengetahui pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam membelajarkan siswa. Dalam proses pembelajaran, pendidik harus mengajarkan berbagai gerak dasar dan keterampilan gerak melalui aktivitas gerak siswa. Aktivitas gerak yang dilakukan harus mendapatkan sentuhan didaktik-metodik dari guru pendidikan jasmani sehingga aktivitas jasmani dapat diarahkan pada tujuan pembelajaran. Pelaksanaan proses pembelajaran pendidikan jasmani akan sangat membutuhkan media, apalagi di saat proses belajar-mengajar dengan jarak jauh, media sangat berpengaruh.

Baca juga:   Stretching dapat Mengembalikan Konsentrasi Kegiatan Daring

Tujuan penggunaan media pembelajaran di SMKN 1 Bojongsari adalah untuk memperjelas bahan belajar yang disampaikan oleh sumber belajar. Kesulitan-kesulitan dapat disederhanakan sehingga mudah dipahami, namun tetap memperhatikan penggunaan media adalah kesesuaian dengan isi dan tujuan pengajaran yang dirumuskan. Tujuan pengajaran menjadi acuan dasar terhadap pemilihan dan penggunaan media belajar tetap berdasarkan pada tujuan pokok pembelajaran yang telah dirumuskan agar peran dan fungsi media dapat ditetapkan sebagaimana mestinya, yakni sebagai alat bantu penyalur pesan. Sebagai alat bantu, media belajar berfungsi sebagai jalan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal ini berarti pengguna media bertujuan mendukung proses pembelajaran dan untuk mendapat hasil yang lebih baik.

Apabila pelaksanaan kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah mungkin akan terasa lebih mudah dibanding pelaksanaan kegiatan pembelajaran di rumah. Pada saat pandemi seperti ini, guru sebagai fasilitator pembelajaran pendidikan jasmani harus benar-benar memutar otak agar kegiatan pembelajaran tetap terlaksana dan mencapai tujuan pembelajaran. Saat ini, media yang paling tepat untuk mendukung kegiatan pembelajaran di saat pandemi adalah media internet. Agar peserta didik tertarik dengan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, salah satu cara dan triknya adalah membuat video berolahraga di rumah. Guru membuat contoh video berolahraga di rumah menggunakan alat-alat yang ada di rumah. Setelah itu, peserta didik melakukan hal yang sama dan video tersebut dikirimkan kepada guru atau di-upload di sosial media sehingga guru bisa memantau apakah peserta didik melakukan kegiatanya atau tidak. Tujuan menggunakan media video ini, selain untuk melakukan kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani, supaya peserta didik pada saat di rumah tetap melakukan kegiatan berolahraga agar lebih sehat dan meningkatkan imunitas. (pai1/ida)

Baca juga:   Meski Puasa, Tetap Bugar dengan Latihan Fisik Ringan

Guru SMKN 1 Bojongsari

Author

Populer

Lainnya