Pembelajaran Kewajiban dan Hakku dengan Metode CDT

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Proses belajar memerlukan metode khusus yang jelas untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien. Metode pengajaran dipraktikkan pada saat mengajar dan dibuat semenarik mungkin agar peserta didik mendapat pengetahuan dengan efektif dan efisien. Metode berceramah merupakan metode yang yang paling praktis dan ekonomis, tidak membutuhkan banyak alat bantu, mendorong siswa untuk menjadi lebih fokus.

Kelebihan dari metode ini antara lain: guru dapat mengendalikan kelas secara penuh. Guru dapat menyampaikan pelajaran yang luas. Dapat diikuti oleh jumlah anak didik yang banyak. Mudah dilaksanakan. Namun metode ini juga memilki beberapa kelemahan. Antara lain : siswa menjadi pasif, proses belajar membosankan dan siswa mengantuk. Terdapat unsur paksaan untuk mendengarkan.

Untuk mengatasi keadaan tersebut dilaksanakan metode kombinasi antara Ceramah, Diskusi, dan pemberian Tugas (CDT). Metode diskusi merupakan metode pengajaran yang erat hubungannya dengan belajar pemecahan masalah. Metode ini juga biasa dilakukan secara berkelompok atau diskusi kelompok. Metode diskusi juga mempuyai kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan metode diskusi kelompok ini sebagai berikut: memberikan pemahaman pada anak didik bahwa setiap pemasalahan pasti ada penyelesaiannya. Siswa mampu berpikir kritis. Mendorong siswa dapat untuk dapat menyampaikan pendapatnya. Mengambil satu atau lebih alternatif pemecahan masalah. Siswa menjadi paham tentang toleransi pendapat dan juga mendengarkan orang lain. Kekurangan metode diskusi adalah sebagai berikut: Hanya cocok digunakan untuk kelompok kecil. Tema diskusi terbatas. Dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara. Dibutuhkan penyampaian secara formal dalam berpendapat.

Baca juga:   Jigsaw Menelisik Kewajiban, Hak, dan Tanggung Jawab sebagai Warga Negara

Dengan menggunakan metode CDT: metode ini dilakukan dengan memberikan materi secara lisan kemudian disertai diskusi dan pemberian tugas akhir. Di SD Wringingintung 01 Kecamatan Tulis Kabupaten Batang pada kelas Tiga Tema 4 yaitu “Kewajiban dan Hakku” merapkan metode CDT untuk pembelajaran ini.

Diawali dengan ceramah sekilas pemaparan materi tentang “Kewajiban dan Hakku” misalnya: Manusia tidak bisa hidup sendiri. Sebagai manusia kita wajib saling mengasihi dan menyayangi. Menyayangi keluarga merupakan salah satu kewajiban kita. Kewajiban adalah seuatu yang harus dilakukan. Di setiap kewajiban ada hak. Hal artinya sesuatu yang harus kita terima. Kewajiban dan hak hendaknya dilaksanakan secara seimbang. Akan tetapi, masih ada orang yang tidak melaksanakan kewajibannya. Sebagai seorang anak, kita harus menyayangi orang tuamu. Kita harus menyayangi orang tua. Kita harus berterima kasih kepada orang tua dan harus mendoakanya setiap hari. Menyayangi orang tua, berterimakasih kepadanya, dan mendoakannya merupakan kewajiban setiap anak. Kamu harus bersyukur karena orang tua menyayangi kita.

Baca juga:   Praktik CNC dari Rumah dengan RDS

Kemudian secara berkelompok siswa melakukan diskusi tentang contoh-contoh kewajiban dan hak dari setiap individu saat berada di rumah maupun di sekolah. Saat siswa berdiskusi, guru berkeliling untuk meihat perkembangan belajar dari anak dan memastikan siswa tidak melenceng dari alur diskusi serta membimbing kelompok yang kesulitan. Pemaparan hasil diskusi dilakukan secara bergiliran kemudian ditanggapi oleh kelompok yang lain. Siswa bersama guru menarik kesimpulan tentang hasil diskusi.
Sebagai hasil akhir untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami materi siswa diberi tugas akhir tentang materi kewajiban dan hak. Sehingga metode CDT ini menjadi lengkap dalam pembelajaran. Keberhasilan metode CDT ini ditandai dengan hasil yang baik dari tugas akhir yang diberikan. (on2/aro)

Guru SD Negeri Wringingintung 01, Kec. Tulis, Kab. Batang

Author

Populer

Lainnya