Tingkatkan Hasil Belajar Bilangan Berpangkat dengan Vipe

spot_img

RADARRSEMARANG.ID, Matematika merupakan cabang ilmu pengetahuan yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia dan menjadi dasar bagi ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. Mengingat pentingnya peranan matematika, maka matematika menjadi salah satu mata pelajaran pokok di sekolah mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Namun permasalahannya, saat ini sistem pendidikan dihadapkan dengan situasi yang menuntut para pengajar untuk dapat menguasai media pembelajaran jarak jauh terutama pada masa wabah pandemi Covid-19 ini. Sistem pendidikan jarak jauh menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan dalam pembelajaran tatap muka dengan adanya aturan social distancing mengingat permasalahan waktu, lokasi, jarak dan biaya yang menjadi kendala besar saat ini (Kusuma JW; Hamidah ; 2020).

Sarana pembelajaran jarak jauh yang digunakan di SMP Negeri 1 Boja Kabupaten Kendal adalah aplikasi pembelajaran “Jagaratu” yang bisa diakses di chrome melalui gadget atau laptop. Jagaratu merupakan portal sekolah digital, yang menyediakan berbagai bahan belajar serta fasilitas komunikasi dan interaksi antarkomunitas pendidikan sebuah sekolah. Aplikasi jagaratu adalah sebuah aplikasi yang dikemas secara apik untuk belajar siswa secara jarak jauh. Dalam aplikasi Jagaratu banyak fitur-fitur yang dipergunakan di sana antara lain pengumuman, mapelku, pembelajaran interaktif, ujian online, tugas daring, modul pembelajaran, data based baik guru maupun siswa, download, dan masih banyak lagi.

Baca juga:   Creative Problem Solving Berbantuan Live Worksheet

Modul yang kita upload tidak hanya dalam bentuk word saja, namun dapat berupa gambar, PPT, PDF bahkan video juga dapat didownload siswa. Jadi siswa tidak hanya membaca namun juga dapat menyaksikan video dengan lebih asyik. Salah satu materi pada mata pelajaran matematika kelas IX adalah bilangan berpangkat. Jika modul yang digunakan berupa catatan kecil tentang materi dan contoh-contoh soal bilangan berpangkat dengan membaca dan memahami sendiri, pasti akan membuat siswa kesulitan mengkonstruksi konsepnya. Maka penulis menggunakan vipe. Vipe adalah akronim dari video pembelajaran. Vipe yang penulis buat menggunakan powerpoint yang direkam dengan aplikasi bandicam. Langkah membuat vipe dengan powerpoint cukup mudah, yaitu: pertama buat slide presentasi konsep dan contoh soal beserta penyelesaiannya dari materi bilangan berpangkat, kedua rekam slide beserta dengan suara guru menerangkan dengan aplikasi bandicam, ketiga klik file lalu convert ke video, Keempat klik export kemudian create a video, simpan dan tunggu prosesnya sampai selesai.

Untuk mengupload vipe, penulis memanfaatkan Youtube. Melalui Youtube, guru dapat mengembangkan kreativitasnya. Guru dapat membuat konten vipe untuk channel khusus yang akan dimanfaatkan untuk kelasnya. Siswa pada zaman sekarang sudah sangat mudah mengakses Youtube melalui perangkat mobile yang mereka miliki dan tertolong dengan mode tonton offline youtube yang dapat menghemat pemakaian kuota internet mereka. Siswa akan terbantu belajarnya melalui video yang dibuat guru tanpa batasan waktu dan dapat ditonton berulang-ulang jika mereka butuhkan.
Berdasarkan pengalaman penulis selama mengajar di kelas IX A SMP Negeri 1 Boja Kabupaten Kendal, pembelajaran menggunakan vipe lebih efektif sebagai pengganti pembelajaran tatap muka di kelas. Dengan vipe, materi bilangan berpangkat disajikan secara kreatif sehingga siswa dapat benar-benar memahami materi dan meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti sebanyak 28 siswa (87,5%) yang tuntas dan hanya 4 siswa (12,5%) tidak tuntas. (dj2/lis)

Baca juga:   Pembelajaran Matematika dengan FCC di Masa Pandemi

Guru Matematika SMP Negeri 1 Boja Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya