Belajar IPA Menyenangkan dengan Index Card Match

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BELAJAR mengajar pada dasarnya adalah interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam situasi pendidikan. Oleh karena itu guru dalam mengajar dituntut kesabaran, keuletan, dan sikap terbuka disamping kemampuan dalam situasi belajar mengajar yang lebih aktif.

Dalam proses belajar mengajar, guru tidak hanya menyampaikan materi, namun guru harus bisa maksimal menyampaikan apa isi dari materi yang diajarkan dalam mata pelajaran IPA, selain itu tugas guru harus mampu menyampaikan materi dengan menggunakan suatu metode atau strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang ceria, menyenangkan dan siswa mampu memahami materi yang disampaikan. Jika guru tidak mampu menyampaikan materi dengan baik, dapat menimbulkan ketidakpahaman dan kebosanan bagi siswa dalam menerima materi yang disampaikan.

Menurut Sanjaya (2008:55) peran guru manjadi kunci keberhasilan dalam pendidikan dan pembelajaran disekolah. Salah satu strategi pembelajaran aktif yang ada yakni pemanfaatan strategi pembelajaran dalam proses belajar mengajar, strategi pembelajaran sebagai sarana yang efektif dalam menyampaikan pelajaran. Walaupun hanya menggunakan strategi pembelajaran yang sederhana, tetapi sangat membantu komunikasi menjadi efektif. Salah satu cara yang paling meyakinkan untuk menjadikan belajar tepat adalah menyertakan waktu untuk meninjau apa yang telah dipelajari. Materi yang telah ditinjau (review) oleh peserta didik mungkin disimpan lima kali lebih kuat dari materi yang telah ditinjau. Hal itu karena peninjauan memudahkan peserta didik untuk mengembangkan informasi dan menemukan cara-cara untuk menyimpan dalam otaknya (Silberman, 2009:239).

Baca juga:   Ujian Praktik IPA Asyik dan Menarik

Penggunaan strategi pembelajaran aktif index card match dipilih karena dapat merangsang daya tarik, keaktifan dan pemahaman siswa terhadap pelajaran IPA Terpadu. Dengan demikian siswa lebih semangat dan senang mengikuti pelajaran dan minat belajar IPA Terpadu siswa meningkat.

Strategi pembelajaran aktif index card match merupakan pembelajaran yang menyenangkan digunakan untuk mengulang materi yang telah diberikan sebelumnya. Pembelajaran ini membagi kelas menjadi dua kelompok besar. Satu kelompok akan diberikan kertas yang berisi pertanyaan sedang kelompok yang lain akan diberi kertas yang yang berisi jawaban dari pertanyaan yang diberikan pada kelompok satu. Kemudian masing-masing siswa akan mencari pasangan soal dan jawabannya. Siswa yang menemukan pasangannya, akan duduk berdekatan, kemudian meminta setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang diperoleh dengan kertas pada teman-teman yang lain. Selanjutnya soal tersebut dijawab oleh pasangannya (Silbeman, 2009:240).

Strategi pembelajaran ini menuntut peran aktif siswa didalam kelas. Namun guru harus berperan didalam kelas tersebut, yaitu memberikan semangat, dorongan belajar, dan bimbingan terhadap siswa. Dalam setiap strategi pembelajaran memiliki keunggulan masing-masing, begitu pula strategi pembelajaran aktif index card match. Kelebihan strategi pembelajaran ini. Siswa menerima kartu soal atau jawaban, namun melalui presentasi antarpasangan. Terjadi proses diskusi dan presentasi sehingga menguatkan materi yang hendak dipelajari. Siswa dapat mempelajari topik atau konsep lainnya.

Baca juga:   Literasi Sains Tingkatkan Minat Belajar IPA

Berdasarkan hasil penerapan metode ini dikelas, dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran IPA Terpadu melalui strategi pembelajaran aktif index card match dapat meningkatkan hasil belajar IPA Terpadu dalam materi Struktur dan Fungsi Tumbuhan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 kajen. Bukti peningkatan hasil belajar tersebut terlihat pada hasil test formatif yang penulis diberikan.

Strategi pembelajaran index card match dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran IPA Terpadu untuk meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Terpadu yang menarik dan menyenangkan. Selalu memberikan sikap positif atau penghargaan kepada setiap aktivitas siswa pada proses pembelajaran IPA Terpadu. Karena dapat mendorong siswa untuk belajar lebih semangat. (dj2/zal)

Guru SMPN 3 Kajen, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya