Meningkatkan Pemahaman Konsep Unsur-Unsur Lingkaran dengan KFW

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BEBERAPA karakteristik pembelajaran menurut permendikbud No. 103 Tahun 2014 tentang pembelajaran pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah adalah pembelajaran harus interaktif, menyenangkan, menantang, memotivasi untuk berpartisipasi aktif, memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian peserta didik.
Penguasaan ilmu pengetahuan sangat erat kaitannya dengan kemampuan penguasaan konsep yang melibatkan aspek kognitif. Oleh sebab itu penguasaan konsep sangatlah penting agar dapat menguasai ilmu pengetahuan. Namun berdasarkan hasil studi dan observasi yang telah dilakukan dengan memberikan tes penguasaan konsep dengan materi yang mengintegrasikan pembelajaran di tiap sub tema.

Tahap awal penelitian ini adalah melakukan pengamatan, wawancara, dan penyebaran angket untuk menentukan perlunya membuat media pembelajaran kfw untuk meningkatkan pemahaman konsep unsur-unsur lingkaran kelas VI SDN 4 Tubanan Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara. Pengamatan awal dilakukan untuk menemukan beberapa permasalahan, diantaranya mengenai media pembelajaran inovatif dalam Matematika, media pembelajaran lebih banyak berupa gambar maupun foto, dan masih perlu pengembangan media pembelajaran.

Observasi yang dilakukan kepada kelas VI SDN 4 Tubanan dengan jumlah 22 peserta didik. Melalui observasi yang dilakukan, peserta didik sulit sekali mengingat materi unsur-unsur lingkaran, masih belum mempunyai kesadaran untuk mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh sehingga nilai belum mencapai KKM.

Baca juga:   Asyik Belajar Komunikasi Matematis dengan CIRC

Dari data observasi diatas dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep unsur-unsur lingkaran pada pelajaran Matematika masih rendah. Secara umum hal tersebut diakui oleh peserta didik berdasarkan hasil penugasan bahwa kebanyakan dari peserta didik lupa terhadap konsep yang berada pada soal tersebut sehingga mereka merasa kesulitan untuk menentukan jawaban yang benar. Padahal materi yang dijadikan dalam soal tersebut sudah mereka pelajari sebelumnya.

Salah satu cara yang dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dalam menguasai konsep pembelajaran yang diajarkan adalah dengan pengembangan media pembelajaran KFW. Apa itu KFW? KFW adalah akronim dari kain flannel warna-warni. Dimana media ini menggunakan kain flanel yang dipotong-potong membentuk unsur-unsur yang ada pada lingkaran.

Cara pembuatan KFW yaitu kain flannel satu warna dipotong membentuk lingkaran, kain flannel yang sudah berbentuk lingkaran ditempel pada kertas karton, kain flannel warna-warni yang dipotong-potong sesuai unsur lingkaran yang dimaksud, kain flannel warna-warni yang sudah dipotong membentuk unsur lingkaran yang ditempel pada kertas karton. Setiap unsur lingkaran mempunyai warna yang berbeda. Setiap unsur lingkaran mempunyai tanda berbeda yang ditunjukkan huruf abjad.

Unsur-unsur lingkaran yang dimaksud adalah garis atau bentuk yang ada di dalam lingkaran, terdiri dari titik tengah O dalam lingkaran disebut titik pusat, garis OA, OB, OC, dan OD disebut dengan jari-jari lingkaran, garis AB dan CD disebut dengan diameter, garis lurus AD disebut dengan tali busur, garis lengkung AD dan CD disebut dengan busur, garis OE disebut dengan apotema, daerah COB yang diarsir warna hitam disebut dengan luas juring, daerah AD yang diarsir warna hitam disebut dengan tembereng.

Baca juga:   Melatih Daya Rangsang Berpikir Siswa pada Matematika dengan Metode CPDL

Dengan pengembangan media KFW, tentunya proses pembelajaran akan lebih menyenangkan, komunikatif, menarik baik bagi guru maupun peserta didik. Adapun aspek yang dinilai guru yaitu: kerja kelompok dan penggunaan media KFW. Berdasarkan data dan pembahasan yang telah diperoleh selama proses pembelajaran dengan menggunakan media KFW pada materi unsur-unsur lingkaran mata pelajaran Matematika untuk kelas VI SDN 4 Tubanan diperoleh simpulan, penggunaan media KFW dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Dengan media KFW, peserta didik lebih termotivasi, aktif dalam materi unsur-unsur lingkaran sehingga tercipta pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan. Hasil penilaian akhir unsur-unsur lingkaran juga mengalami peningkatan. (pai1/zal)

Guru SDN 4 Tubanan, Kabupaten Jepara

Author

Populer

Lainnya