Segitiga JKW Mudahkan Siswa Menghitung Kecepatan Rata-Rata dan Skala

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA merupakan salah satu dasar ilmu yang berkembang sangat pesat, baik materi maupun manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari di masyarakat. Sesuai dengan tujuan pembelajaran Matematika yang tercantum dalam Kurikulum yaitu siswa dapat menerapkan Matematika yang dipelajarinya dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan dunia ilmu pengetahuan maupun kegiatan yang bersifat matematis. Untuk itu diperlukan kecerdasan berfikir dan bersikap dalam memecahkan masalah kehidupan yang dihadapi sehari-hari.

Mata pelajaran Matematika diberikan kepada semua peserta didik mulai dari tingkat Sekolah Dasar, supaya semua peserta didik memiliki kemampuan berfikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif. Dengan demikian peserta didik memiliki kemampuan untuk memperoleh, mengelola, bekerja sama, dan memanfaatkan informasi dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagian peserta didik SD Negeri 3 Curugsewu, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal mempunyai kemampuan yang tinggi, namun masih banyak juga peserta didik yang mempunyai kemampuan yang rendah. Hal ini terbukti dari rendahnya prosentase siswa yang mencapai batas ketuntasan minimal yang ditetapkan pada materi mencari kecepatan rata-rata dan skala.

Beberapa ahli matematika mensinyalir kelemahan matematika pada siswa, karena pelajaran matematika ditakuti bahkan dibenci siswa. Sikap negative seperti ini muncul karena adanya persepsi bahwa pelajaran matematika yang sulit. Banyak faktor yang menyebabkan matematika dianggap pelajaran sulit, diantaranya adalah karakterisitik materi matematika yang bersifat abstrak, logis, sistematis, dan penuh dengan lambang-lambang dan rumus-rumus yang membingungkan. Selain itu pengalaman belajar matematika bersama guru yang tidak menyenangkan atau guru yang membingungkan, turut membentuk sikap negatif siswa terhadap pelajaran matematika.

Baca juga:   Tingkatkan Motivasi Belajar Polinomial Siswa melalui SAC

Nilai matematika siswa yang selalu rendah, dan karakteristik pelajaran matematika yang memusingkan siswa, menjadikan tantangan bagi setiap guru. Tantangannya adalah “Bagaimana menyajikan pembelajaran matematika yang menyenangkan, dan efektif bagi peningkatan hasil belajar siswa? ” atau lebih lengkap lagi adalah “Bagaimana menyajikan pembelajaran matematika yang simple, fun, and effective sekaligus juga dapat mengembangkan skill dan afektif para siswa?”

Guna memperbaiki pembelajaran yang akhirnya akan berdampak pula pada hasil belajar inilah guru dituntut tidak hanya membuat perangkat pembelajaran, memilih media, tetapi yang lebih penting adalah pemilihan metode pembelajaran yang tepat. Metode memegang peranan yang penting mengingat di dalam metode pembelajaran inilah scenario pembelajaran dalam kelas dituangkan secara terinci, tahap-demi tahap. Pembelajaran dikatakan berhasil apabila siswa-siswa telah menguasai materi pelajaran yang hal tersebut dipresentasikan dari hasil nilai yang diperoleh siswa.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut saya mencoba menggunakan segitiga JKW dalam memecahkan masalah menghitung kecepatan rata-rata. Segitiga JKW membuat siswa lebih tertarik untuk mempelajari materi menghitung kecepatan rata-rata. Pembelajaran ini mengajak siswa menemukan rumus kecepatan rata-rata, jarak, dan waktu. Siswa menjadi lebih semangat, bergairah, dan penuh motivasi untuk mencari rumusnya. Dalam memilih materi, media, dan sumber belajar, guru menyampaikan materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran serta memberikan kedalaman materi sesuai dengan tntutan kelas. Hal tersebut selaras dengan pendapat Jamal Mamur Asmani (2010;23) bahwa “ciri-ciri guru berkepribadian kreatif dan fleksibel dimana guru dapat memahami kondisi peserta didik”.

Baca juga:   NHT Aktifkan Siswa dalam Belajar Sistem Koordinat

Dengan menggunakan metode ini, kelas menjadi lebih hidup dan dapat membantu peningkatan daya ingat peserta didik tentang konsep kecepatan rata-rata dan skala Tentu saja peran guru tetap diperlukan dalam pembelajaran. (on1/zal)

Guru SDN 3 Curugsewu, Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya