Belajar Pecahan Asyik dengan Media Kue Donat

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Salah satu aspek yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep matematika adalah dengan menggunakan alat peraga. Oleh karena itu agar suasana dalam pembelajaran menarik dan menyenangkan bagi anak sangat diperlukan alat peraga. Dalam proses pembelajaran alat peraga yang digunakan oleh guru akan sangat mempengaruhi minat belajar dan hasil belajar siswa. Apabila seorang guru ketika mengajar tidak menggunakan alat peraga, maka siswa akan merasa bosan dan kurang semangat.

Seorang guru harus dapat memilih alat peraga yang tepat agar dapat membangkitkan semangat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Apalagi untuk siswa kelas rendah media benda konkrit mempunyai peranan yang sangat penting untuk mendapatkan banyak informasi dari objek bendanya tentunya akan lebih menarik bagi siswa, sehingga anak akan lebih mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru. Karena pembelajaran menggunakan alat peraga benda konkrit akan menjadikan yang tadinya tidak menarik menjadi menarik dan yang tadinya sulit akan menjadi mudah bagi anak. Dan diharapkan dapat mempengaruhi hasil belajar siswa menjadi lebih baik.

Dalam kegiatan belajar-mengajar, media merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan, terutama media yang sesuai dengan materi pembelajaran. Salah satu materi di kelas 2, yaitu bilangan pecahan. Ini merupakan materi yang baru dalam kurikulum 2013, sehingga banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami materi bilangan pecahan sehingga hasil belajar bilangan pecahan masih rendah atau kurang memuaskan. Materi pecahan bagi kelas 2 sangatlah sulit dipahami apabila belajar pecahan hanya membayangkan saja tanpa menggunakan alat peraga benda konkrit. Salah satu konsep matematika yang sulit dipahami secara konkret adalah konsep pecahan.

Baca juga:   Pembelajaran Teorema Phytagoras Menggunakan ATM

Kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan diduga karena mereka sulit mencerna secara riil. Dalam menyampaikan konsep pecahan, diperlukan proses pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk menguasai dan mengembangkan konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari.Untuk memperbaiki hasil belajar siswa SD Negeri Tegalombo 01 dalam pembelajaran bilangan pecahan di kelas 2 dikaitkan dengan benda-benda yang ada di sekitar anak dan sudah dikenal dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, guru memilih alat peraga kue donat untuk menyampaikan materi pecahan. Dengan menggunakan alat peraga kue donat guru berharap dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kue donat tidaklah asing bagi siswa,bahkan kue donat biasanya banyak disukai oleh anak-anak dan dapat kita jumpai di kantin-kantin sekolah.

Pertama yang harus kita lakukan sebelum dibagi menjadi kelompok jangan lupa guru mengingatkan agar semua anak mencuci tangan terlebih dahulu dan gunakan peralatan yang bersih. Untuk memotong kue jangan menggunakan pisau tajam tetapi menggunakan pisau yang khusus untuk memotong kue agar tidak membahayakan bagi anak. Kelas dibagi menjadi beberapa kelompok, misalnya setiap kelompok terdiri atas 3-4 siswa. Guru memberikan contoh benda konkret yaitu kue donat, selanjutnya guru memperagakan cara memotong benda konkret kue donat dengan penjelasan konsep pecahan. Contoh dimulai dari pecahan yang sederhana,memotong kue menjadi 2 bagian,kemudian menjadi 3 bagian dan menjadi 4 bagian,semuanya harus sama besar. 1/2 berarti kita memiliki 1 donat yang dipotong menjadi 2 bagian yang sama besar . 1/3 berarti kita memiliki 1 donat yang dipotong menjadi 3 bagian yang sama besar, sedangkan 1/4 berarti 1 donat yang dipotong menjadi 4 bagian yang sama besar.

Baca juga:   Perdalam Pemahaman Keberagaman Ekonomi dengan Pembelajaran STAD

Salah satu anak perwakilan kelompok disuruh maju untuk mempraktikkan cara memotong kue donat. Setiap kelompok mempraktikkan secara langsung apa yang mereka lihat dan mendemonstrasikan di depan kelas secara bergantian. Setelah selesai kegiatan pembelajaran kue donat dimakan bersama-sama. Sehingga siswa bisa lebih aktif, semangat dan termotivasi dalam belajar pecahan. Dengan belajar pecahan menggunakan kue donat diharapkan konsep awal mengenai pecahan sederhana sudah dipahami oleh siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (on2/aro)

Guru SD Negeri Tegalombo 01

Author

Populer

Lainnya