Pahami Akhlak Pergaulan Remaja dengan Metode Role Play

spot_img

RADARSEMARANG.ID, ISLAM adalah agama yang mengajarkan akhlak dalam segala sendi kehidupan, maka menjadi sangatlah penting dirasakan oleh manusia, betapapun alimnya manusia tanpa akhlak akan hina, manusia yang bodoh namun berakhlak itulah manusia yang mulia, juga termasuk salah satu misi Nabi Muhammad SAW. diutus dialam semesta ini untuk menyempurnakan akhlak menusia. Melalui pendidikan akhlak yang diselenggarakan di lembaga formal seperti di sekolah baik dari tingkat dasar sampai tingkat atas diharapkan mampu membentuk para pelajar menjadi pribadi yang memiliki akhlak mulia yang berimtag dan berimtek mandiri dan berwawasan yang luas sehingga dapat berguna bagi masyarakat sekitar.

Pendidikan akhlak harus dimulai sejak usia dini, karena mempunyai peran yang sangat penting, begitu juga usia remaja adalah usia yang sangat strategis dalam memupuk segenap kemampuan yang dimiliki, usia remaja adalah masa yang paling berkesan karena memberikan banyak pengalaman hidup. Dalam keseharian remaja tidak lepas dari pergaulan dengan remaja lain, islam memberikan petunjuk bahwa pergaulan laik-laki dengan perempuan diperbolehkan sampai pada batas tidak membuka peluang terjadinya perbuatan dosa. Pada umumnya pergaulan tersebut dapat mempengaruhi perilaku seseorang akibat interaksi yang sering terjadi, pengaruh pergaulan teman sebaya seorang anak didalam masyarakat akan berinteraksi dengan lingkungan sosial anak adalah teman sebaya, anak lebih mendengarkan perkataan temannya dari pada nasehat orang tua, bahkan mereka cenderung meniru apa yang dilakukan teman sebayanya, dari kebiasaan bermain dengan temannya ini anak mulai belajar hal-hal baru yang belum tentu diperoleh dilingkungan keluarga

Baca juga:   Meningkatkan Hasil Pembelajaran Matematika melalui Google Meet

Diera modern telah merubah gaya hidup seseorang terutama dikalangan remaja, kebanyakan remaja sangat aktif dalam memanfaatkan tehnologi yang ditawarkan di era global saat ini. Kehidupan remaja saat ini sering dihadapkan pada permasalahan yang begitu komplek. Hal ini perlu mendapatkan perhatian dari kita semua sebagai orang tua, sebagai guru atau sebagai anggota masyarakat. Salah satu masalah yang dihadapi saat ini adalah semakin menurunnya tata krama kehidupan sosial dan etika moral remaja dalam praktik kehidupan, baik itu dalam sekolah, rumah maupun dilingkungan masyarakat.

Pada Tahun Pelajaran 2019/2020 penulis menemukan adanya siswa yang melakukan tindakan melanggar aturan sekolah seperti tidak masuk sekolah, bermain handphone pada saat jam belajar, bermain internet diwarnet ( warung internet) pada saat pulang sekolah merokok diluar sekolah masih memakai seragam sekolah dan ke sekolah datang terlambat. Beranjak dari permasalah tersebut, penulis ingin menerapkan salah satu metode role play/bermain peran dalam kegiatan belajar mengajar.

Metode role play menurut Miftahul Huda ( 2013:116 ) adalah merupakan model pengajaran yang berasal dari dimensi pendidikan individu dan sosial, metode role play yang berfunsi untuk: (1). Mengeksplorasi perasaan siswa, (2). Mentransfer dan mewujudkan pandangan mengenai perilaku, nilai dan persepsi siswa, (3) mengembangkan skill pemecahan masalah dan tingkah laku, (4) mengeksplorasi pelajaran dengan cara yang berbeda.

Baca juga:   Mudah Pahami Membiasakan Akhlak Terpuji dengan Metode Pair Check

Penulis sebagai guru MAN 5 Sleman menerapkan metode role play juga sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan tata pergaulan siswa ketataran yang lebih baik, metode bermain peran sangatlah membantu terhadap masing-masing siswa untuk menemukan makna pribadi dalam dunia sosial mereka dan membantu memecahkan dilema pribadi dengan bantuan kelompok. Metode ini juga merupakan metode pembelajaran yang didalamnya terdapat perilaku pura-pura (berakting) dari siswa sesuai dengan peran yang telah ditentukan dimana siswa menirukan situasi dari tokoh sedemikian rupa dengan tujuan mendramatisasi dan mengekpresikan tingkah laku, ungkapan gerak-gerik seseorang dalam hubungan sosial antar manusia.

Dengan metode role play siswa juga merasa senang dalam proses pembelajaran karena merasa dilibatkan bersama teman yang lainnya dan secara otomatis, peserta didik akan lebih mudah mengingat materi yang disampaikan oleh guru. Selain itu penggunaan metode tersebut juga akan sangat membantu dalam menyampaikan materi tentang Akhlak pergaulan remaja tidak terkesan berat dan statis, guru tidak perlu lagi bersusah payah menjelaskan dengan suara yang lantang, siswa juga termotivasi dengan diajak berperan dalam belajar. (ips2/zal)

Guru Akidah Akhlak MAN 5 Sleman DIY

Author

Populer

Lainnya