Pemanfaatan Gawai untuk Mendukung Anak Belajar di Rumah

spot_img

RADARSEMARANG.ID, GAWAI merupakan sebuah perangkat elektronik yang memiliki fungsi khusus dan praktis dalam penggunaanya. Dalam kehidupan kita, gawai sangat bermanfaat untuk mencari informasi dan sebagai alat komunikasi. Dalam segi bentuk yang relatif kecil memudahkan kita untuk membawanya kemana-mana.

Kebijakan belajar dirumah (BDR) membuat mayoritas peserta didik mau tidak mau harus terhubung dengan perangkat digital/gawai sebagai alat komunikasi dengan guru dan sarana belajar. Beragam tantangan mulai timbul, mulai dari scream time anak yang terlalu sering konsumsi content internet yang tidak sesuai umur, sampai tidak adanya kesepakatan bersama perihal penggunaan gawai. Lalu bagaimana orang tua perlu menyikapi hal-hal diatas.

Belajar dari rumah TK Kartika III-40 Desa Penyangkringan. Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Kita menggunakan sistem daring sebelum pembelajaran di mulai pihak sekolah membentuk grup, lalu orang tua membuat kelas orang tua berdasarkan kelompoknya, masing-masing yaitu A1, A2, A3, B1, B2, dan B3. Dimanapun per kelompok dipimpin oleh wali kelas masing-masing. Model pembelajaran melalui daring yaitu : Video Call, Video pembelajaran yang dibuat oleh wali kelas masing-masing, dan pengambilan tugas sudah terjadwal adalah hari sabtu, orang tua peserta didik mengambil tugas dan mengembalikan tugas yang minggu lalu.
Pembelajaran melalui daring memang tidak mudah yang kita harapkan, karena yang kita hadapi adalah anak-anak usia dini, maka dari itu kita harus dapat memberikan arahan ke orangtua mengenai kegiatan belajar dirumah. Orang tua diminta selalu meningkatkan motivasi anak untuk belajar dirumah dan memfasilitasi kebutuhan anak dalam mengerjakan tugas yang sudah diberikan oleh guru. Orang tua juga harus bisa mengatur dan mengoptimalkan proses belajar dengan gawai. Tidak hanya orang tua, tetapi guru pun harus pandai-pandai memberikan tugas ke anak-anak yang tidak membosankan. Guru harus kreatif memberikan materi pembelajaran yang sederhana, menarik, dan menyenangkan. Di dalam materi pembelajaran harus ada unsur pembiasaan yang baik, contoh untuk kelompok A tugas hari senin merapikan tempat tidur anak, selasa membentu ibu/nenek kalau kalau kedua orang tuanya bekerja, belajar dengan membatu menyiapkan sayur-sayuran untuk memasak sayur sop. Tugas pembelajaran di lanjutkan menyusun sayran seperti kol, wortel, maupun tomat. Hari ini ada 2 macam pembelajaran. Hari Rabu diisi dengan pembelajaran anak-anak disuruh menyebutkan anggota tubuh, hari Kamis anak-anak disuruh berjemur di bawah sinar matahari di pagi hari, hari Jumat anak belajar membaca dan menulis, hari Sabtu membersihkan lingkungan rumah (menyapu, dan menyiram tanaman). Untuk pelaporan dan absensi anak orang tua mengirim foto kegiatan hari itu.

Baca juga:   AKM dalam Perspektif IPA dan Penerapannya di Sekolah

Alhamdulillah di TK Kartika III-40 dapat berjalan dengan lancar karena adanya beberapa kesepakatan dengan orang tua murid. Kesepakatan absen siswa di mulai dari jam 07.30 untuk mengirim foto memakai seragam supaya anak terbiasa bagun pagi, walaupun pembelajaran dilaksanakan dirumah masing-masing. Untuk tugas sendiri dikirim paling lambat sampai pukul 13.00. (dar2/zal)

Guru TK Kartika III-40, Kendal

Author

Populer

Lainnya