Pembelajaran Seni Musik Jarak Jauh melalui Smartphone

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEBIJAKAN pembelajaran daring telah memberikan dampak yang sangat besar bagi dunia pendidikan, termasuk di dalamnya ranah pembelajaran musik. Termasuk di SMA Negeri 3 Pemalang. Meski sebenarnya, inti utama dari belajar musik ialah memberikan pengalaman musikal melalui kegiatan bermain musik, yang pada masa sebelum pandemi Covid-19 selalu dilakukan dalam bentuk latihan dengan tatap muka melalui lembaga pendidikan formal dan juga non formal seperti lembaga kursus atau sekolah musik. Dengan kalimat yang lebih sederhana, dapat dikatakan bahwa pembelajaran musik daring bisa menularkan ilmu dan teknik bermain musik tetapi belum tentu bisa menularkan rasa dan estetika bermusik itu sendiri.

Guru yang dulunya dalam proses pembelajarannya melakukan tatap muka dengan mempraktekkan langsung menggunakan alat musik, secara tiba-tiba diganti dengan menatap layar komputer, laptop atau smartphone. Pada pembelajaran dengan media smartphone siswa dapat mengunduh langsung fiture pada menu. Salah satunya adalah pada I-NOTE pada fiture ini siswa bisa langsung belajar tentang notasi balok, membuat garis paranada, sampai dengan menyetem gitar, tinggal klik saja, sesuai dengan keinginan anak yang akan dipelajari, semuanya sudah tersedia.

Baca juga:   Pembatas Teksturnaga pada Pencernaan Makanan di Era Pandemi

Pembelajaran musik di masa pandemi ini elemen-elemen penting seperti gestur, touching serta sound quality tidak dapat direpresentasikan secara maksimal dalam pembelajaran daring. Belum lagi dengan kurang ketersediaan sarana dan prasarana pada siswa yang kurang memadai seperti perangkat komputer atau handphone, jaringan internet yang kurang stabil, serta perangkat elektronik lainnya juga merupakan faktor penghambat dalam pembelajaran musik secara daring.

Saat ini baik lembaga kursus maupun musisi secara perorangan yang sebelumnya tidak bisa produktif di masa pandemi Covid-19 mulai beralih dan mengembangkan modul pembelajaran musik secara sistematis dengan memanfaatkan platform online seperti youtube, zoom, google meet, skype dan sosial media lainnya yang bisa digunakan sebagai media dalam pembelajarannya. Hal ini membuka kesempatan yang lebih mudah dan lebih luas kepada seluruh masyarakat untuk bisa mengakses pembelajaran yang diberikan. Setiap orang dapat belajar musik pada siapapun, kapanpun dan dimanapun dengan efektif dan efisien serta dengan biaya yang lebih murah. Artinya pendidikan musik saat ini sudah tidak lagi dibatasi oleh jarak, ruang dan waktu.

Baca juga:   Pendidikan Karakter dalam Pelajaran Seni Musik

Pembelajaran musik di masa pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan untuk dilakukan karena selain ketidaksiapan, pembelajaran musik secara daring juga belum dapat merepresentasikan seluruh elemen, sehingga proses pembelajaran musik yang ideal belum dapat terlaksana secara maksimal. Oleh sebab itu, menanggapi kondisi saat ini yang masih dalam ketidakpastian, dapat dikatakan saat ini dunia pendidikan khususnya pendidikan musik sedang dalam proses memasuki suatu peradaban baru. Sebuah proses pencarian metode pembelajaran musik di era new normal yang dinamis, mampu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada saat ini. Artinya bukan sebuah cara atau proses pembelajaran untuk kembali kepada kondisi awal sebelum pandemi, akan tetapi mencari strategi baru dan cara-cara baru untuk bisa digunakan untuk kondisi saat ini dan ke depan setelah pandemi berakhir. (fbs1/ida)

Guru SMA Negeri 3 Pemalang

Author

Populer

Lainnya