Mengenal dan Menghafal Nama Akun dengan Bermain Word Square

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pada kurikulum 13, materi Ekonomi SMA kelas XII mencakup materi akuntansi. Materi akuntansi pada kelas XII terdiri atas akuntansi perusahaan jasa dan akuntansi perusahaan dagang. Dalam siklus akuntansi ada proses pencatatan akun yaitu proses jurnal. Proses jurnal adalah suatu proses pencatatan dimana peserta didik dituntut harus dapat menentukan akun debet dan akun kredit sebagai dasar penyusunan laporan keuangan.

Pembelajaran akuntansi perusahaan jasa di awal kelas XII IPS SMA N I Paninggaran, masih bersifat teacher centered dan verbal. Dominasi guru dalam pembelajaran membuat peserta didik cepat merasa bosan dan cenderung mengabaikan apa yang disampaikan oleh guru. Hal ini menjadi kurang menarik, bahkan menjadikan peserta didik kurang aktif dan kreatif.

Pembelajaran akuntansi mengenal dan menghafal nama-nama akun akan mempermudah peserta didik dalam mengembangkan pengetahuan, ketrampilan, sikap dalam prosedur pencatatn, pengelompokan, pengikhtisaran transaksi keuangan, menyusun laporan keuangan dan penafsiran perusahaan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Mengenal dan menghafal nama-nama akun merupakan prasyarat bagi peserta didik untuk bisa mengikuti pembelajaran akuntansi ke Kompetensi Dasar selanjutnya.

Baca juga:   Pembelajaran Materi Pendapatan Nasional dengan Metode Tutor Sebaya

Untuk mempermudah peserta didik mengenal dan menghafal nama-nama akun diperlukan strategi pembelajaran yang dapat merangsang peserta didik lebih aktif dan kreatif. Menurut Hamzah B. Uno (2008), model pembelajaran menciptakan proses pembelajaran yang kreatif dan efektif. Dalam rangka pempermudah peserta didik dalam mengenal dan menghafal nama-nama akun, maka penulis mengajak peserta didik untuk bermain word square. Menurut Trianto (2011) Word Square berasal dari kata word yang artinya kata, dan suare yang artinya persegi. word square merupakan model yang menggabungkan kemampuan menjawab pertanyaan dengan kejelian dalam mencocokkan jawaban pada kotak-kotak jawaban. Hampir sama dengan teka teki silang, namun jawaban disamarkan dengan menambahkan kotak tambahan dengan sembarang huruf atau angka pengecoh.

Model pembelajaran Word Square ini adalah suatu model yang memberikan solusi untuk dapat membentu peserta didik lebih mengenal dan menghafal nama akun yang selanjutnya akan dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan prosedur yaitu melakukan jurnal umum, dengan menentukan debit dan kredit secara benar. Dalam model pembelajaran ini guru mengenalkan pengelompokan/penggolongan akun dan beberapa nama akun sesuai golonganya. Kemudian peserta didik mencari informasi nama-nama akun di buku pelajaran ataupun melaui internet nama-nama akun lain yang belum disampaikan oleh guru. Guru kemudian menyiapkan lembar kerja berupa lembar kotak-kotak yang berisikan jawaban dan daftar pertanyaan. Siswa menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai dengan jawaban. Tidak hanya mengerjakan lembar kerja yang disediakan gurun saja, mereka juga secara berkelompok membuat word square sesuai dengan kreatifitas mereka. Menuliskan definisinya dan menentukan jawabanya. Word square yang mereka buat selanjutnya akan saling ditukar dengan pekerjaan kelompok lain untuk dikerjakan kembali oleh kelompoknya. Model pembelajaran Word Square mempermudah peserta didik untuk mengenal nama-nama akun. (fbs1/ton)

Baca juga:   Mengenal Malaikat dengan Metode Coret lima

Guru Ekonomi SMA N I Paninggaran Kab. Pekalongan

Author

Populer

Lainnya