Asyiknya Belajar Speaking dengan Pesan Suara WA

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DALAM masa pandemi seperti saat ini,berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Covid –19.Salah satunya pemerintah telah menerapkan sistem New Normal.Sehingga sampai saat ini, pendidikan baik itu sekolah maupun perkuliahan dilakukan secara online atau belajar dirumah.Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang telah ditetapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim saat situasi pandemi virus Covid-19 dinilai sebagai solusi paling tepat.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru bahasa inggris, terlebih lagi dalam hal mengajarkan speaking. Meskipun belajar daring, pembelajaran bahasa inggris khususnya dalam hal speaking harus tetap dilakukan walaupun bisa menggunakan teknologi, seperti video call,zoom, meet, ataupun cloudX sehingga kemampuan bahasa Inggris tetap berjalan lancar.

Menggunakan teknologi diatas dalam pembelajaran speaking membutuhkan kuota yang lumayan besar. Banyak siswa kesulitan karena biaya untuk mengisi kuata internet, seperti yang dialami oleh para siswa di SMAN 1 Cepu. Sebagai solusi guru bisa memfaatkan fitur pesan suara yang ada di whatsapp.

Pembelajaran ketrampilan berbicara siswa sangatlah menyenangkan dan lebih efektif dengan memanfaatkan fitur pesan suara whatsapp saat pandemi seperti ini. Menurut Sudjana dan Rivai ( 2003 :129 ) Media Audio untuk pengajaran adalah bahan yang mengandung pesan dalam bentuk auditif ( pita suara atau piringan suara), yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa sehingga terjadi proses belajar mengajar.

Baca juga:   Memahami Wacana Sederhana Bahasa Inggris Mudah dengan Q3R

Penggunaan fitur pesan suara dalam speaking terutama dalam kompetensi dasar “Making Suggestion and Offer” sangatlah sesuai dengan indikator pencapaiannya yaitu; siswa diharapakan mampu untuk meminta dan menyampaikan saran secara lisan dan singkat.. Dengan menggunakan fitur ini siswa dan guru bisa berinteraksi secara langsung tanpa ada pembatas ruang.

Dalam menggunakan fitur pesan suara, tentunya harus melalui tahapan tahapan atau langkah langkah sebagai berikut:Pertama, kegiatan diawali dengan mengenalkan materi “Making Suggestion and Offer. Kedua, guru memberi sebuah tema dari materi tersebut dan siswa mengali dan mencari informasi tentang tema tersebut. Ketiga, secara acak siswa melakukan presentasi dengan menggunakan pesan suara whatsapp dan guru melakukan evaluasi untuk mengetahui pemahamam siswa.

Setelah langkah langkah tersebut dilakukan, guru memberi timbal balik dari hasil presentasi dengan memberikan kekuatan dan kelemahannya. Dari hasil presentasi tersebut tentunya siswa sudah memahami materi bagaimana cara untuk menanyakan dan menyampaikan saran kepada orang lain dengan baik.

Untuk mengetahui pencapaian kompetensi secara individu,dalam pertemuan selanjutnya pemanfaatan sarana pembelajaran online learning dengan pesan suara dapat diterapakan.Dalam pelaksanaan test speaking secara online, guru memberi sebuah tema secara langsung dan terjadilah dialogue antara guru dan siswa. Dalam kegiatan berbicara antara guru dan siswa tersebut tentunya, seorang guru bisa mengetahui sejauh mana pencapaian kompetensi setiap anak dalam berbicara.

Baca juga:   Terampil Berbahasa dengan “VoTe”

Jadi dapat disimpulkan pemanfaatan sarana pembelajaran online dengan menggunakan fitur pesan suara sangatlah efektif karena; Pertama, siswa dapat memanfaatkan aplikasi di media sosial dalam whatsapp dengan hal-hal yang lebih positif yaitu penerapan fitur pesan suara dalam proses belajar mengajar.Kedua, fitur pesan suara memudahkan interaksi antara guru dan siswa secara langsung dimana saja tanpa terbatas ruang..Ketiga, Dengan sarana fitur pesan suara tentunya kepercayaan dan antisias siswa semakin meningkat untuk berbicara. Siswa bisa mengungkapakan ide, gagasan dan pendapat secara bebas sesuai dengan daya pikir dan nalar sendiri. Penggunaan fitur pasan suara whatsapp dalam pembelajaran speaking sangatlah tepat untuk diterapkan dalam metode PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). (fbs1/zal)

Guru SMA Negeri 1 Cepu

Author

Populer

Lainnya