Pembelajaran Aktif Card Short Tingkatkan Hasil Belajar PPKn

Pembelajaran Aktif Card Short Tingkatkan Hasil Belajar PPKn

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SALAH satu materi belajar dalam Kurikulum 2013 tingkat SD/MI kelas 2 adalah Pancasila yang terintegrasi dalam mata pelajaran PPKn pada Kompetensi Dasar 3.1. mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. Materi tentang Pancasila dimulai dengan pengenalan simbol, bunyi sila sampai dengan pengamalan sila Pancasila.

Pada kenyataannya, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan pada materi ini, terutama tentang sikap yang sesuai dengan pengamalan sila Pancasila. Fenomena ini juga terjadi di MIN 1 Jogjakarta, khususnya di kelas 2A. Hal tersebut dibuktikan dengan perolehan hasil ulangan harian. Dari 29 siswa, ada 14 siswa yang mendapatkan nilai ulangan rendah dengan nilai rata-rata 63,93 yang masih jauh dari nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75. Daya serap klasikal siswa sebesar 51,9 persen.

Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang jitu agar siswa mudah dan senang dalam mempelajari materi Pancasila. Salah satunya dengan pembelajaran aktif metode Card Short. Strategi ini menekankan pada diskusi dan kerjasama antarsiswa dalam suatu kelompok kecil dengan media yang menyenangkan yaitu kartu. Siswa diharapkan dapat lebih termotivasi dan lebih mudah menyerap bahan belajar sehingga hasil belajar dapat meningkat pula.
Siswa dibagi dalam 5 kelompok sesuai jumlah sila Pancasila. Setiap kelompok berkumpul dan diberi nama kelompok sesuai dengan nama silanya. Kemudian setiap anggota kelompok mengambil kartu berupa gambar simbol sila Pancasila, gambar contoh sikap yang sesuai dengan pengamalan Pancasila dan deskripsi sikap sesuai dengan sila dalam kelompoknya. Begitu seterusnya sampai seluruh anggota kelompok mengambil kartu.

Baca juga:   Implementasi Problem Based Learning pada Materi Teorema Pythagoras

Selanjutnya, setiap kelompok mendiskusikan hasil kartu yang diambil dan disusun serta ditempelkan pada kertas. Setelah selesai berdiskusi, mereka berkesempatan mengunjungi hasil diskusi kelompok lain dan mengevaluasi hasilnya. Aktivitas berikutnya adalah presentasi setiap kelompok dan diskusi dengan panduan guru. Seluruh kegiatan diulang dalam dua siklus.

Hasil evaluasi penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran pada siklus pertama adalah sebanyak 17 dari 29 siswa mencapai ketuntasan di atas KKM. Daya serap klasikal siswa sebesar 58,6 persen. Pada siklus kedua, hasil pembelajaran sudah menunjukkan peningkatan dari siklus sebelumnya. Sebanyak 24 dari 29 siswa mencapai ketuntasan belajar dengan hasil belajar di atas KKM. Daya serap klasikal siswa pada siklus kedua mencapai 82,8 persen. Hasil ulangan harian siswa setelah pelaksanaan tindakan juga mengalami peningkatan yang signifikan. Dari 29 siswa, sebanyak 25 siswa mencapai ketuntasan belajar di atas KKM dengan daya serap klasikal siswa sebesar 86,3 persen.
Dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran aktif model Card Short dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn, khususnya pada materi Pancasila, di kelas II A MIN 1 Jogjakarta. Melalui strategi ini, pembelajaran PPKn materi Pancasila menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Selain itu, strategi ini juga dapat melatih siswa untuk memiliki keterampilan berpikir dan belajar dari lingkungan sosial di sekitar secara bermakna. (ips2.1/ida)

Baca juga:   Belajar Syajaah dengan Petualang lebih Mengasyikkan

Guru Kelas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Jogjakarta

Author

Populer

Lainnya