Portofolio dengan Teka Teki Silang sebagai Alternatif PJJ

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BEBERAPA bulan ini guru banyak disibukkan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) baik yang dilakukan dalam jaringan ataupun pembelajaran luar jaringan. Dua pembelajaran tersebut sementara ini menjadi alternatif dari sekolah sekolah di masa pandemi Covid-19. Diberbagai daerah yang sudah ditunjang dengan fasilitas internet yang cukup bagus, pembelajaran dalam jaringan bukan merupakan hal yang sulit bagi peserta didik maupun guru. Akan tetapi lain halnya jika pembelajaran dalam jaringan diterapkan di sekolah yang notabene minim fasilitas dengan peserta didik yang penuh dalam keterbatasan baik dari kemampuan maupun ekonomi orangtua peserta didik, pembelajaran dalam jaringan merupakan hal yang cukup memberatkan.

Beberapa kekurangan dari pembelajaran dalam jaringan yang sering kita temui adalah yang pertama materi pembelajaran sulit di dapat. Sistem belajar dalam jaringan memang lebih menghemat waktu, tapi belum tentu belajar dalam jaringan lebih efektif dalam penerimaan materi pembelajaran bagi para peserta didik. Banyak yang mengeluhkan cara belajar dalam jaringan hanya memberikan tugas-tugas yang menumpuk, yang menambah stress para dalam jaringan selama di rumah. Permasalahan kedua yang dihadapi peserta didik adalah system belajar dalam jaringan menghabiskan banyak data internet/kuota. Peserta didik yang biasanya membeli paket internet sebulan sekali, kini bisa membeli paket internet dua sampai tiga kali dalam waktu sebulan.

Baca juga:   Puisi dengan Objek Langsung

Sekolah yang memahami kesulitan yang dihadapi siswa mulai menerapkan system belajar luar jaringan dengan memberikan tugas terstruktur dalam bentuk portofolio, tentunya dengan berbagai macam metode. Salah satu alternatif portofolio yang sederhana dan menarik adalah portofolio dengan menggunakan teka teki silang. Karakteristik permainan Teka Teki Silang yang mudah dan menyenangkan, diharapkan dapat mempermudah proses pembelajaran. Kata Teka-Teki Silang mungkin tidak asing lagi ditelinga kita, Teka-teki silang merupakan sebuah permainan yang cara mainnya yaitu mengisi ruang-ruang kosong yang berbentuk kotak dengan huruf-huruf sehingga membentuk sebuah kata yang sesuai dengan petunjuk. Selain itu mengisi teka-teki silang atau biasa disebut dengan TTS memang sungguh sangat mengasikkan, selain juga berguna untuk mengingat kosakata yang populer, selain itu juga berguna untuk pengetahuan kita yang bersifat umum dengan cara santai. Mengisi sebuah teka-teki silang membuat kita berpikir untuk mencari jawaban. Dan apabila belum menemukan jawabannya maka perasaan penasaran melanda dan mencari cara untuk memecahkanya .Melihat karakteristik TTS yang santai dan lebih mengedepankan persamaan dan perbedaan kata, sesuai jika digunakan sebagai sarana tugas peserta didik yang diberikan di masa pandemic ini.

Baca juga:   Kreativitas Tersembunyi di Balik Batik Tie Die saat Pandemi

Guru dapat membuat Teka-Teki Silang sesuai bahan yang akan diajarkan. Seperti yang diterapkan di SMKN 1 Sayung. Caranya guru menyiapkan bahan yang akan diajarkan, misalnya kita dapat mengambil contoh pelajaran Sejarah kelas 1 SMA dan sub bab yang akan dibahas yaitu Kerajaan-Kerajaan di Indonesia, atau mengidentifikasi alat keselamatan kerja/alat ukur dalam mata pelajaran produktif di SMK. Setelah bahan dipersiapkan guru membuat sebuah pertanyaan dan jawaban yang singkat saja misal jenisnya sinonim, antonim, atau akronim dan lain sebagainya. Pembuatan teka Teki Silang ini bisa dibantu dengan menggunakan software/aplikasi yang bisa kita download di internet. Beberapa aplikasi yang bisa dipakai diantaranya Eclipse Crossword, Crossword Forge atau Kurupira Crossword.

Diharapkan adanya alternatif Portofolio Teka-Teki Silang atau yang biasa disebut TTS menjadi sebuah permainan yang mengasah otak. Oleh sebab itu TTS bisa dijadikan media pembelajaran di masa pandemic ini, melihat fungsi TTS yaitu membangunkan saraf-saraf otak yang memberi efek menyegarkan ingatan sehingga fungsi kerja otak kembali optimal karena otak dibiasakan untuk terus belajar dengan santai serta pembelajaran akan lebih efektif dan tepat sasaran. (ips2/zal)

Guru Fisika SMKN 1 Sayung

Author

Populer

Lainnya