Konseling Kelompok dengan WAG Tingkatkan Motivasi Belajar Era BDR

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Belajar Dari Rumah (BDR) sudah berlangsung beberapa bulan sejak pandemi Covid -19. Namun semangat belajar beberapa peserta didik sangat rendah. Untuk mengatasi rendahnya motivasi belajar peserta didik, maka penulis sebagai guru BK merasa terpanggil untuk mengadakan Konseling Kelompok.

Kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) di SMP Negeri 34 Semarang dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, tanpa membebani tuntutan untuk menuntaskan seluruh capaian kurikulum serta difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup. Pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi Covid -19. Metode dan media pelaksanaan BDR dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh yang dibagi menjadi dua pendekatan yaitu pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar selama pandemi, sehingga peserta didik kurang pengawasan di rumah oleh orang tuanya, karena kedua orang tuanya bekerja. Akibatnya peserta didik malas untuk mengikuti pembelajaran. Perhatian dan motivasi merupakan hal yang sangat diperlukan oleh setiap individu dalam kehidupanya, tidak bisa terbayangkan jika seorang peserta didik tidak memiliki motivasi dalam dirinya. Dengan motivasi yang kuat seorang peserta didik dapat berhasil dengan baik dalam mencapai kesuksesannya.

Baca juga:   Dengan Moodle Motivasi Belajar Siswa Meningkat

Sardiman (2007:73) menyebutkan motivasi dapat diartikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motivasi dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam dan di dalam subyek untuk melakukan aktifitas-aktifitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. Berawal dari kata motivasi dapat diartikan sebagai daya penggerak yang telah menjadi aktif pada saat – saat tertentu, terutama bila kebutuhan untuk mencapai tujuan sangat dirasakan atau sangatlah medesak. Konseling kelompok merupakan proses pemberian bantuan yang diberikan kepada peserta didik secara terus menerus agar tercapai kemandirian dalam pemahaman diri, sehingga peserta didik sanggup mengarahkan dirinya sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Konseling kelompok di SMPN 34 Semarang selama pandemi dilakukan dengan melalui WA Grup secara daring meski keadaan pandemi peserta didik tetap antusias dalam mengikutinya melaluiWA Grup dengan baik.

Langkah – langkah WAG: buka WA grup, memilih siswa yang jadi peserta Konseling Kelompok dengan cara mengeklik nama atau nomer, memanggil dengan video, melaksanakan Konseling Kelompok sesuai dengan langkah-langkah KKp. Konseling Kelompok terdiri dari 8 orang, mereka saling berdiskusi dengan teman-teman kelompoknya dengan guru BK sebagai pendamping. Dengan tatap muka melalui WA Grup anak – anak mendapat arahan – arahan pembentukan pembelajaran yang berarti di tengah pandemi untuk membangkitkan semangat belajar dan menyelesaikan kendala – kendala yang dialami peserta didik dalam mengikuti pembelajaran selama pandemi. Sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan baik di SMPN 34 Semarang.

Baca juga:   Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman melalui Metode SQ3R

Dengan demikian WA Grup dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam layanan Konseling Kelompok di SMPN 34 Semarang di era pandemi sehingga membangkitkan motivasi peserta didik dalam belajar. (dar1/ton)

Guru Bimbingan Konseling SMP Negeri 34 Semarang

Author

Populer

Lainnya