Menggugah Semangat Belajar Daring dengan Whiteboard Animation

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DI masa pandemi ini sangatlah sulit bagi siswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Dimana siswa lebih malas untuk mengikuti pembelajaran secara Daring, karena berbagai faktor sangat mempengaruhi proses belajar mengajar, seperti masalah tidak memiliki handphone, kuota, dan masalah penyampaian materi yang cenderung kurang menarik, karena guru hanya memberikan soal saja untuk dikerjakan siswa, sehingga siswa kadang bosan atau tidak bersemangat untuk mengikuti pembelajaran secara Daring. Kadang siswa malah lebih asik bermain handphone dan segala macam game di dalamnya.

Bagaimana cara mengatasi permasalahan menurunnya semangat belajar siswa di masa pandemi Covid-19 ini dan dampak handphone ini? Sebagai guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP Negeri 2 Sragi Kabupaten Pekalongan, harus berusaha semaksimal mungkin bagaimana mencari metode mengajar yang tepat dalam menyampaikan materi Klasifikasi Makhluk Hidup, lebih khususnya yaitu tentang Ciri-ciri Makhluk Hidup, supaya siswa dapat belajar dengan senang dan mudah dipahami. Ciri-ciri makhluk hidup sebenarnya adalah materi yang cukup mudah untuk dipelajari, karena dengan melihat gambar saja siswa akan lebih mudah untuk memahami. Tapi bila pembelajaran secara daring tentu siswa akan lebih lama untuk memahami, dikarenakan pada materi ini siswa diharapkan mampu memahami antara benda tak hidup dengan makhluk hidup. Belajar secara Daring pada masa pandemi ini memang cukup sulit, bila kita salah langkah bukannya siswa termotivasi untuk belajar malah akan semakin malas untuk mengikuti belajar.

Baca juga:   Media Android Lebih Disukai Siswa Belajar IPA

Masih rendahnya semangat belajar dan hasil belajar dikarenakan belum tepatnya media pembelajaran yang digunakan sehingga minat belajar siswa di era pandemi ini cenderung rendah. Memang pada masa pandemi ini guru tidak bisa mengetahui secara langsung apakah siswa antusias mengikuti pembelajaran atau tidak, tapi kita bisa tahu kalau siswa antusias mengikuti pembelajaran dengan melihat dari hasil postingan melalui Whatshap. Dengan mengklik video yang kita posting kita bisa tau siapa dan berapa jumlah siswa yang telah menonton video yang kita posting. Metode yang digunakan adalah dengan membuat video Whiteboard Animation dengan Explee atau kita bisa download di Youtube.

Whiteboard Animation adalah sebuah media animasi menggambar dalam komputer yang menuangkan ide-ide pembelajaran dibuat dengan gambar-gambar berjalan yang menarik perhatian siswa. Proses pembuatan animasi whiteboard animation ini memakai aplikasi explee atau aplikasi video scribe dengan berbagai fasilitas pendukungnya (Kompasiana.com). Cara pembuatan video whiteboard animation ini tidaklah terlalu rumit bila kita mau belajar. Kita bisa belajar melalui youtube atau pelatihan secara online dari berbagai sumber belajar.
Siswa dapat mempelajari materi Whiteboard Animation yang sudah diupload pada aplikasi whatshap grup atau aplikasi pembelajaran yang lain. Saya membuat sendiri secara sederhana dengan menggunakan website explee, prosedur pembuatannya dimulai dengan membuat topik, penulisan skrip. Kemudian baru membuat konten, lalu membuat draf animasi kasar, rekam sulih suara, buat animasi awal, atur animasi, jadikan panduan, rekam video, cocokkan suara dan video, termasuk musik, yang terakhir ekspor lalu bagikan. Bila hasil pembuatan video whiteboard animation filenya terlalu besar untuk dimasukkan ke aplikasi whatshap, maka kita bisa mengcomvert baik secara online maupun offline. Atau untuk mempercepat kita bisa mencari video whiteboard animatioan tentang pembelajaran IPA lainnya melalui chanel Youtube dan didownload.

Baca juga:   Pemanfaatan Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar di Sekolah

Pembelajaran dengan media Whiteboard Animation diharapkan dapat mendorong semangat belajar siswa pada materi IPA di SMP Negeri 2 Kesesi kerena media ini dapat menjebatani siswa untuk belajar secara jarak jauh atau daring melalui perangkat androidnya pada era pandemi Covid-19. Semoga Covid-19 ini segera berakhir sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran secara tatap muka. Dan semoga dengan kreatifitas guru dalam membuat model pembelajaran ini, siswa akan lebih semangat untuk mengikuti pembelajaran, walupun hasil pembelajaran tidak dituntut sesuai dengan kurikulum, atau menyelesaikan kurikulum. (ips2/zal)

Guru IPA SMP Negeri 2 Kesesi

Author

Populer

Lainnya