Belajar Pecahan dengan Tutor Sebaya

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran matematika Kelas 6 semester 1 KD. 3.3 Menjelaskan dan melakukan operasi hitung campuran yang melibatkan bilangan cacah, pecahan, dan/atau desimal dalam berbagai bentuk sesuai urutan operasi. Permasalahan yang menggunakan pecahan sangat banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Kata pecahan berasal dari bahasa Latin “fractio” yang berarti memecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Pecahan berarti juga bagian dari keseluruhan yang berukuran sama. Pecahan dapat untuk menyatakan arti dari setiap bagian yang utuh.

Proses pembelajaran matematika masih berpusat pada guru dan bersifat abstrak. Siswa hanya jadi pendengar pasif dalam pembelajaran. Interaksi terjalin apabila guru memberikan pertanyaan dan siswa memberi jawaban. Siswa terkesan jenuh dalam pembelajaran matematika. Karakteristik siswa yang suka bergaul dengan teman sebaya dan bekerja sama. Agar pembelajaran pecahan ini dapat diterima dengan baik, guru memilih pembelajaran dengan metode tutor sebaya. Metode tutor sebaya adalah kegiatan belajar mengajar di kelas yang memberi kesempatan pada siswa lain untuk mengajarkan dan berbagi ilmu pengetahuan untuk membantu temannya yang mengalami kesulitan dalam belajar agar temannya bisa memahami materi dengan baik. Tutor sebaya dapat memberi rasa nyaman pada siswa karena pada umumnya hubungan antara teman lebih dekat dibandingkan hubungan guru.

Baca juga:   Terampil Berhitung Pecahan melalui Examples Non Examples

Menurut Makarao (2009), tutor sebaya adalah metode pengajaran yang memberi kesempatan pada siswa untuk mengajarkan dan berbagi ilmu pengetahuan atau ketrampilan pada siswa yang lain. Tutor sebaya pada dasarnya merupakan metode pembelajaran yang menuntut adanya partisipasi aktif dari peserta didik dalam proses pembelajaran yang dilakukan. Langkah-langkah metode tutor sebaya yaitu : pertama, memilih siswa yang pandai. Kedua, siswa di bagi beberapa kelompok. Ketiga, sebelum tutor menyampaikan materinya, guru mempersiapkan berbagai hal pada tutor sebaya, sehingga saat menyampaikan materi tidak menyimpang dari topik pembahasan. Keempat, guru menjelaskan pada semua murid tujuan metode tutor sebaya. Karena pada saat murid ingin bertanya, mereka akan bertanya pada tutor yang sudah dipilih. Kelima, memberikan reward pada kelompok dan tutor yang terbaik. Proses pembelajaran dengan pendekatan tutor sebaya merupakan pembelajaran yang mandiri, karena siswa yang pintar dapat membimbing temannya yang mengalami kesulitan belajar, sehingga di harapkan siswa yang lain termotivasi untuk belajar lebih giat lagi.

Dengan demikian metode tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar kelas 6 semester 1 SDN 01 Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika. (ips2.1/lis)

Baca juga:   Asyik Mengajar Bahasa Inggris dengan E-Learning di Masa Pandemi

Guru Kelas 6 SDN 01 Galangpengampon, Kec. Wonopringgo, Kab. Pekalongan

Author

Populer

Lainnya